Polisi Bekuk Tiga Penyalahgunaan Narkoba

  • Whatsapp
WAKAPOLRES Klungkung, Kompol Luh Ketut Amy Ramayathi Prakasa, saat menggelar press release penangkapan tiga tersangka kasus narkoba, Senin (1/3/2021). Foto: ist
WAKAPOLRES Klungkung, Kompol Luh Ketut Amy Ramayathi Prakasa, saat menggelar press release penangkapan tiga tersangka kasus narkoba, Senin (1/3/2021). Foto: ist

KLUNGKUNG – Satuan Reserse Narkoba Polres Klungkung membekuk tiga pelaku penyalahguna narkoba selama Februari 2021. Pengungkapan kasus ini berawal adanya informasi dari masyarakat tentang adanya peredaran narkotika jenis sabu.

Wakapolres Klungkung, Kompol Luh Ketut Amy Ramayathi Prakasa; bersama dengan Kasat Reserse Narkoba Polres Klungkung, AKP Dewa Gde Oka, yang didampingi Kasubbag Humas AKP, I Putu Gede Ardana, mengatakan hal itu saat press realese di Lobby Aula Jalaga Dharma Pandhapa Polres Klungkung, Senin (1/3/2021).

Bacaan Lainnya

Pengungkapan kasus pertama pada Kamis (4/2/2021) sekira pukul 22.00 yang bertempat di jalan raya Banjarangkan. Polisi mengamankan satu tersangka dengan inisial HJ (35). Dari tangan terngka yang pekerja bengkel asal Lombok Barat, NTB, polisi menyita 1 paket sabu.

Pengungkapan yang kedua pada Kamis (11/2/2021) sekira pukul 02.30 di sebuah tempat permainan bilyard di wilayah Banjarangkan. Saat dilakukan penggerebekan dan pemeriksaan urine terhadap para pengunjung, satu orang dengan inisial IKS als I SEPI (30) alamat Banjar Negari, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, terindikasi positif methamphetamine atau sabu.

Berdasarkan temuan tersebut selanjutnya dilakukan penggeledahan di kamar rumah I SEPI.  Polisi menemukan dan menyita dua paket sabu serta bong (alat hisap sabu) dan sebuah HP yang berisi bukti elektronik transaksi narkoba.

Baca juga :  IB Putu Sudiarta: Tak Mau Ambil Risiko

Selanjutnya pengungkapan keempat pada Kamis (25/2/2021)  sekitar pukul 14.00 bertempat  di sebuah rumah di wilayah Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan. Polisi mengamankan seorang laki-laki inisial  IMA (46). Saat dilakukan tes urine, IMA alamat Banjar Buahan Selatan, Desa Buahan, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan,  terindikasi positif sabu. Dari hasil penggeledahan di lokasi diamankan satu paket sabu.

Kemudian polisi melakukan penggeledahan di sebuah warung yang berlokasi di  Desa Takmung, Kecamatan, Banjarangkan, Klungkung. Di situ polisi menyita satu paket sabu serta satu set alat isap sabu.

Dari tiga tersangka yang dikeler polisi, tersangka HJ dan IMA disangkakan yaitu Pasal 112 ayat (1)  UURI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun, dan denda paling sedikit Rp800.000.000,- dan paling besar Rp8.000.000.000,- tentang perbuatan menguasai narkotika golongan I jenis shabu.

Untuk tersangka IKS als I SEPI dijerat Pasal 114 ayat (1) sub Pasal 112 ayat (1)  UURI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp1 miliar, serta paling banyak Rp10 miliar, karena diduga kuat melakukan tindak pidana sebagai perantara dalam jual beli narkotika. baw

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.