Polemik Rekrutmen Perangkat Desa Yangapi Belum Tuntas, Camat Tembuku Ngotot Tak Akan Proses

SUASANA pertemuan yang membahas persoalan seleksi perangkat desa bertempat di kantor Camat Tembuku, Senin (26/7/2021). Perbekel Yangapi belum memutuskan apakah masih mengajukan calon yang sama atau akan berubah. Foto: ist
SUASANA pertemuan yang membahas persoalan seleksi perangkat desa bertempat di kantor Camat Tembuku, Senin (26/7/2021). Perbekel Yangapi belum memutuskan apakah masih mengajukan calon yang sama atau akan berubah. Foto: ist

BANGLI – Camat Tembuku, Ida Bagus Suandi; mengundang Perbekel Yangapi, I Wayan Edi Korniawan, untuk membahas seleksi perangkat dan staf Desa Yangapi, Senin (26/7/2021). Pertemuan di Kantor Camat Tembuku itu juga dihadiri perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Bangli, Bagian Tata Pemerintahan (Tapem), serta BPD Yangapi. Rapat ini merupakan buntut sengkarut proses rekrutmen perangkat desa, setelah Perbekel tidak mengajukan calon yang rangking satu, melainkan yang rangking 5 dan 10 kepada Camat Tembuku.

Dalam pertemuan tersebut, Suandi menegaskan pertemuan dilakukan untuk mencari kejelasan proses penjaringan perangkat desa sampai dengan pengajuan rekomendasi ke Camat. Pelaksanaan penjaringan hingga penetapan calon diharap sesuai aturan yang berlaku. “Baik dari Camat maupun dinas tetap menegaskan agar seluruh proses mengikuti perda,” tegasnya.

Read More

Dia berkata untuk yang direkomendasikan adalah peraih nilai tertinggi. Bila desa masih mengajukan di luar peraih nilai tertinggi, dipastikan rekomendasi tidak diberikan. “Dari pertemuan ini, Perbekel Yangapi akan mengajukan usulan rekomendasi. Namun, kami belum tahu siapa yang diajukan. Kami menunggu usulan dari desa. Lebih cepat pengajuan tentu proses makin cepat juga,” tegasnya

Suandi menguraikan, mekanisme penjaringan diatur dalam Perda Nomor 3/2016 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa. Soal alasan Perbekel mengajukan calon yang bukan peraih nilai tertinggi, Suandi mendaku Perbekel sudah memberi penjelasan. Sayang, dia enggan menerangkan alasan tersebut.

“Memang sudah disampaikan argumennya ke kami. Dalam konteks ini tidak dapat kami sampaikan, biar tidak salah juga,” kelitnya.

Perbekel Edi Korniawan setelah pertemuan dengan Camat dan dinas terkait menyebut masih akan melakukan koordinasi di desa. Dia berujar belum dapat memastikan nama yang akan diusulkan. “Belum tahu apa tetap dengan usulan sekarang atau ada perubahan,” ungkapnya.

Disinggung apa pertimbangan calon yang dia usulkan hanya peraih peringkat lima, Edi enggan berkomentar. Alih-alih menjawab, dia justru minta dukungan untuk pengembangan desa. “Banyak hal yang kami urus, tidak hanya penjaringan perangkat desa. Ada persoalan Covid-19 yang juga perlu penanganan,” sahutnya sembari berlalu. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.