MATARAM – DPW PKS Provinsi NTB terus berkomitmen memenuhi kuota 30 persen perempuan dalam daftar calon legislatif untuk Pemilu 2024. Sejumlah tokoh potensial dari berbagai unsur dibidik partai berlambang bulan sabit dan padi ini, salah satunya mantan Asisten I Setda NTB, Baiq Eva Nurcahyaningsih. Sejumlah petinggi PKS NTB juga mendatangi langsung kediaman Baiq Eva di Mataram beberapa waktu lalu.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BP3) DPW PKS NTB, Sambirang Ahmadi, mengatakan, silaturahmi ke Baiq Eva adalah upaya partainya memberi pesan ke publik bahwa PKS serius memberi tempat kepada para celeg perempuan di Pemilu 2024. “Ibu Eva ini adalah salah satu tokoh perempuan yang memang sedari awal kami bidik, untuk bisa masuk di persaingan DPRD Provinsi NTB untuk Dapil II (Lobar-KLU). Makanya kenapa kami datang ke rumahnya beberapa hari lalu,” ujarnya, Jumat (22/7/2022).
Anggota DPRD Provinsi NTB itu menguraikan, sesuai arahan DPP, pada Pemilu 2024, calon anggota legislatif (caleg) perempuan PKS di semua wilayah di Indonesia diharap bisa bertambah. “PKS terbuka pada caleg perempuan, dan kami berkomitmen akan juga memberi ruang dan tempat kepada mereka untuk mengabdi seluas-luasnya di partai kami,” janji Sambirang.
Terkait untuk nomor urut bagi caleg perempuan, dia menyebut sesuai mekanisme partai, hak penentuan nomor urut akan dibahas Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW). Hanya, Sambirang membenarkan bahwa seluruh keluarga Baiq Eva menghendaki mantan birokrat itu maju dengan nomor urut 1 di Dapil II yang mencakup dua kabupaten, yakni Lobar dan KLU. Dia mendaku semua rekam jejak figur yang dipilih sebagai caleg jelas dipertimbangkan dan dikaji lebih cermat, termasuk bagaimana penentuan nomor urut.
“Proposal dari Ibu Eva dan keluarga yang menghendaki nomor urut satu juga akan kami bahas di DPTW. Intinya, finalisasi nomor urut itu adalah ranah DPTW,” tandasnya. rul























