BANGLI – Bawaslu Bangli kembali melakukan pengawasan berkelanjutan terhadap data pemilih berkelanjutan periode Juli dengan melakukan uji petik. Hal ini untuk terus menjaga akurasi dan kualitas data pemilih dalam menyongsong Pemilu Serentak 2024.
“Dalam uji petik kali ini, Bawaslu Bangli menggunakan 60 sampel data pemilih yang tersebar di empat kecamatan seluruh Bangli,” ungkap anggota Bawaslu Bangli, I Nengah Muliarta, Jumat (22/7/2022).
Lebih lanjut dijelaskan Muliarta, sampel data yang digunakan adalah pemilih yang berstatus meninggal dunia sebanyak 45 pemilih, dan pemilih pemula sebanyak 15. Uji petik dijalankan dari tanggal 21 hingga 22 Juli. Untuk mempermudah kegiatan ini, sebutnya, Bawaslu Bangli membentuk empat tim yang masing-masing dikoordinir Ketua, anggota serta Koordinator Sekretariat Bawaslu Bangli.
Lebih rinci Muliarta menjelaskan, uji petik dilaksanakan di seluruh kecamatan dengan menyasar beberapa kelurahan/desa. Di antaranya Desa Tamanbali, Kelurahan Kawan, dan Desa Pengotan untuk Kecamatan Bangli. Desa Abuan, Selat, Sulahan dan Demulih untuk Kecamatan Susut; Desa Mangguh, Sekaan dan Sekardadi untuk Kecamatan Kintamani. Sementara untuk Kecamatan Tembuku dilakukan di Desa Undisan, Tembuku dan Peninjoan.
“Dari semua kelurahan/desa yang telah diambil sampel datanya, kami ingin memastikan bahwa data KPU yang diberikan kepada Bawaslu memang benar keakuratannya. Juga sesuai dengan fakta di lapangan,” pungkasnya. gia























