MATARAM – Ketua DPW PKB NTB, Lalu Hadrian Irfani, tak mempersoalkan adanya sejumlah kader yang hengkang dari kepengurusan PKB usai Muswil DPW PKB NTB, beberapa hari lalu. Dia mengklaim di kepengurusan PKB saat ini justru lebih banyak para kader ideologis, sehingga mundurnya sejumlah pengurus organisasi sayap PKB yang kecewa hasil Muswil tidak terlalu dipusingkan.
“Yang pamit dari PKB saya sampaikan terima kasih sudah pernah gabung. Pastinya beliau-beliau itu juga kemarin kurang aktif di kepengurusan, dan PKB butuh kader yang banyak kerja,” sebutnya, Rabu (20/1/2021).
Menurut Irfani, beberapa kader yang memilih hengkang itu kemungkinan memiliki rencana dan jalan politik lain. Hanya, dia merasa perlu meluruskan kesimpangsiuran informasi bahwa DPP PKB tidak mengakomodir kader ideologis. Dia mendaku tudingan itu tidak benar. Sebab, DPP punya alat ukur terkait militansi seorang kader ideologis yang tidak bisa diintervensi siapapun di daerah.
Anggota DPRD NTB itu berujar, sejauh ini seluruh pengurus dan kader di semua tingkatan sangat menerima hasil keputusan DPP. Untuk itu, Irfani mengajak semua kader PKB di NTB untuk menerima keputusan DPP PKB. “Semua kader PKB yang baik itu harus patuh, taat dan tunduk terhadap garis keputusan DPP,” lugasnya.
Usai Muswil, sambungnya, dia fokus mempersiapkan program kerja partai untuk meraih kemenangan pada Pemilu 2024. Apalagi DPP menarget dapat mengantarkan Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menjadi Presiden pada Pemilu Presiden 2024. Dengan begitu, lanjut Irfani, tidak benar jika ada yang mengatakan keluarnya satu orang kemudian akan mengganggu ikhtiar Cak Imin menjadi Presiden. “Saya rasa terlalu kerdil berpikirnya itu,” sindirnya.
Kembali dia mengklaim masih banyak kader PKB yang siap militan berjuang memenangkan PKB secara nyata, bukan hanya pintar bicara di media. Jika ada kekecewaan, bagi dia hal yang wajar dalam sebuah proses demokrasi. “Setahu saya yang kecewa hanya beberapa, karena apa yang dikehendaki tidak tercapai. Intinya, keputusan DPP adalah keputusan mutlak dan final yang wajib ditaati seluruh kader. Saya dan pengurus DPW dan DPC lainnya di NTB akan jalan terus melaksanakan perintah DPP,” tandasnya. rul
























