Picu Kebakaran, Bangunan Utara Pasar Kidul Bangli Akan Dibongkar

  • Whatsapp
BUPATI Sang Nyoman Sedana Arta (kiri) didampingi Wakil Bupati I Wayan Diar dan Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten menggelar rapat bersama stakeholder terkait membahas musibah kebakaran di Pasar Kidul, Sabtu (13/11/2021). foto: ist

BANGLI – Musibah kebakaran di Pasar Kidul, Jumat (12/11/2021) segera disikapi Pemkab Bangli. Bupati Sang Nyoman Sedana Arta didampingi Wakil Bupati I Wayan Diar dan Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten menggelar rapat bersama stakeholder terkait membahas persoalan ini di pendopo rumah jabatan Bupati, Sabtu (13/11/2021).

Setelah menerima pelbagai masukan sebagai solusi jangka pendek, diputuskan bangunan sayap sebelah utara Pasar Kidul akan dibongkar.

Bacaan Lainnya

Bupati Sedana Arta, Minggu (14/11/2021) mengatakan, perlu diambil langkah antisipasi agar kebakaran agar tidak terulang kembali.

”Ini terjadi kebakaran yang keempat kalinya semenjak direnovasi Pasar Kidul zaman pemerintahan (alm Bupati) Ida Bagus Agung Ladip. Rencana pembongkaran dilakukan untuk memperlancar sirkulasi, akses, keamanan pasar, serta kenyamanan pengunjung,” jelasnya.

Lebih lanjut dipaparkan, karena bagunan tersebut merupakan aset pemerintah, maka butuh waktu dan proses untuk pembongkaran. Pemkab akan mengajukan permohonan ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Singaraja, setelah itu baru dilanjutkan proses tender untuk pembongkaran.

”Sesuai prosedur, saya sudah perintahkan Kadisperindag agar segera mengurus semua dokumen persyaratannya, sehingga pembongkaran bisa cepat terlaksana,” tegasnya.

Kadis Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Bangli, I Wayan Gunawan, saat dihubungi, membenarkan instansinya bersama OPD terkait dikumpulkan Bupati guna membahas perencanaan pembangunan Pasar Kidul setelah kebakaran. “Dalam rapat diputuskan untuk membongkar lantai II blok utara,” cetusnya.

Baca juga :  Update Covid-19 di Bali: Pasien Sembuh Tembus 95,40%, Meninggal Capai 1.500 Orang

Secara umum, urainya, Pemkab Bangli sangat komitmen membangun ekonomi masyarakat. Salah satunya dengan melakukan pembangunan dan revitalisasi pasar tradisional, termasuk Pasar Kidul, yang kembali mengalami musibah kebakaran.

Bersama OPD terkait, dia akan menindaklanjuti perintah Bupati dengan membuat perencanaan dan melakukan penganggaran. Semuanya akan dilakukan secara bertahap.

Kepala Pasar Kidul Bangli, Dewa Agung Adi Oka, menambahkan, saat ini kondisi Pasar Kidul sudah kembali normal. Pedagang juga mulai berjualan seperti biasa.

Kapasitas di selasar utara yang merupakan lokasi terbakar, katanya, mampu menampung 90 pedagang dari total daya tampung Pasar Kidul Bangli sebanyak 887 pedagang.

“Yang terdampak (kebakaran) sebanyak 24 pedagang sementara kami pindahkan ke tempat bagian selatan yang masih ada kosong, supaya bisa beraktivitas,” ulasnya.

Disinggung rencana pembongkaran selasar bagian utara lantai II, dia mendaku belum mengetahui seperti apa tindak lanjutnya. Yang jelas, dalam rapat memang diputuskan membongkar.

Salah satu latar belakang pembongkaran selasar bagian utara, dia berujar karena kerap menjadi sumber titik api, dan diduga ada unsur niskala.

“Sesuai hasil rapat yang saya dengar dan ikuti, kronologi kebakaran sebelumnya juga sumbernya dari blok utara. Sebelumnya di bagian utara akses jalan kan agak lebar, sekarang jadi sempit,” bebernya.

Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan, berkata sejauh ini belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran di Pasar Kidul. Sebab, sampai kini tim masih melakukan pendalaman dari hasil olah TKP. “Penyebab kebakarannya belum bisa kami simpulkan,” tandasya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.