Piala Sudirman: Rinov/Pitha Jadi Penentu Kemenangan Indonesia atas Kanada

  • Whatsapp
GANDA campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari menjadi penentu kemenangan Tim Indonesia atas Kanada pada penyisihan kedua Grup C Piala Sudirman, Rabu (28/9/2021) dini hari Wita. foto: antaranews

SEMPAT tertinggal 1-2, Tim Indonesia akhirnya bisa mengatasi perlawanan sengit Kanada dengan skor tipis 3-2 pada penyisihan kedua grup C Kejuaraam Bulutangkis Piala Sudirman, di Energia Areena, Vantaa, Finlandia, Rabu (28/9/2021) dini hari Wita.

Ganda campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari menjadi penentu kemenangan Indonesia setelah tanpa banyak kesulitan mengatasi pasangan Kanada BR Sankeerth/Crystal Lai dengan dua game langsung 21-14 dan 21-10.

Bacaan Lainnya

Rinov/Pitha tampil meyakinkan pada gim pertama. Mereka terus mendominasi dan memimpin perolehan angka. Mereka bermain dengan tempo yang cepat, sehingga lawannya kesulitan menemukan celah untuk merebut poin. Kondisi itu terus berlangsung hingga akhirnya Rinov/Pitha merebut gim pertama dengan keunggulan 21-14.

Masuk gim kedua, Sankeerth/Lai menunjukkan sedkit perlawanan. Perebutan angka sempat terjadi di awal permainan. Namun itu tidak berlangsung lama. Rinov/Pitha segera membuat kedudukan imbang 3-3, dan selepas itu mereka terus melaju, meninggalkan Sankeerth/Lai di belakang. Wakil Garuda itu kembali unggul dengan skor akhir 21-10.

Sebelumnya, ganda putri peraih emas Olimpiade Tokyo, Greysia Polii/Apriyani Rahayu menjadi pembuka jalan Indonesia meraih kemenangan. Tampil di partai keempat, Greysia/Apriyani berhasil menyamakan skor 2-2, setelah tanpa banyak menguras keringat mengatasi pasangan Kanada Rachel Chan/Catherine Choi dengan skor 21-16 dan 21-10.

Baca juga :  Kunjungi Penyandang Disabilitas dan Korban Longsor, Bupati Artha Minta PMI dan BPBD Cepat Bertindak

Sementara ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto smpat membuat Indonesia memimpin lebih dulu 1-0 setelah berhasil mengalahkan BR Sankeerth/Nyl Yakura dengan dua game langsung 21-16 dan 21-10. Sayangnya, dalam dua partai kedua dan ketiga, Indonesia justru kehilangan poin.

Tunggal putri debutan Indonesia Ester Nurumi Tri Wardoyo yang mengisi partai kedua, dipaksa harus mengakui keunggulan Rachel Chan dengan rubber game 24-22, 8-21 dan 18-21. Disusul kekalahan Jonatan Christie yang dipaksa bertekuk lutut oleh Brian Yang dalam tiga gim dengan skor 21-9, 20-22 dan 18-21.

Dengan demikian, klasemen sementara grup C saat ini dipimpin Denmark yang saat bersamaan mengalahkan tim NBFR (National Badminton Federation of Russia) dengan skor 4-1. Tim Indonesia menduduki posisi kedua. Kemudian disusul Kanada di peringkat ketiga dan NBFR di posisi keempat.

Selanjutnya pada penyisihan terakhir Rabu (29/9/2021) pukul 15.00 Wita, akan terjadi pertarungan sengit perebutan juara grup C antara Indonesia melawan Denmark. Pada waktu yang bersamaan, Kanada akan berhadapan dengan NBFR.

Masih Beradaptasi
Meski menang mudah dan menjadi pembuka kemenangan Indonesia, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mengaku masih berusaha beradaptasi dengan kondisi lapangan. “Karena sudah lama sekali tidak bertanding, kami pun masih meraba-raba feeling dan beradaptasi dengan lapangan. Tapi yang pasti kami senang sekali karena akhirnya bisa tampil lagi, perdana,” kata Fajar.

Baca juga :  Pensiun Jadi Bupati, Eka Wiryastuti Ingin Jadi Pengusaha

Selain beradaptasi dengan lapangan, Rian juga mengaku terus berpikir dan mencari cara sepanjang permainan agar tidak membuat banyak kesalahan yang bisa menguntungkan lawan. “Tadi selama pertandingan, saya hanya berusaha untuk fokus dan berpikir, terus mencari cara supaya tidak banyak membuat kesalahan, jangan sampai kena fault,” ungkap Rian, seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews.

Sementara itu, di mata sang pelatih, Herry Iman Pierngadi, penampilan Fajar/Rian di gim pertama terlalu terburu-buru karena baru pertama kali turun bertanding setelah sekian lama. Namun pada gim kedua, penampilan mereka dinilai lebih lepas karena sebelumnya telah memenangi gim pertama.

“Di gim kedua, Fajar/Rian terlihat lebih nyaman. Mereka lebih menikmati pertandingan, lebih enjoy,” ujar Herry seraya menambahkan, Fajar/Rian dipilih untuk tujuan rotasi pemain saat melawan Kanada. Selain itu juga untuk menambah jam terbang pengalaman bertanding mereka di nomor beregu.

Pada penyisihan pertama grup C melawan tim NBFR (National Badminton Federation of Russia), Indonesia memainkan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Selain kedua pasangan itu, masih ada pula Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang belum diturunkan.

“Fajar/Rian kita beri kesempatan untuk terus berkembang. Selain itu juga untuk melihat bagaimana penampilan mereka. Apalagi, bisa dibilang mereka adalah pasangan yang paling siap karena memiliki persiapan yang paling lama dibanding dua pasangan yang lain,” tutur Herry. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.