Peserta SKD CPNS 2021 Wajib Tes Antigen/PCR

  • Whatsapp
PLT Kepala BKPSDM Bangli, AA Bintang Ari Sutari. foto: ist

BANGLI – Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk wilayah Bali akan dibuka pada bulan September. Terdapat beberapa syarat bagi para peserta tes CPNS, salah satunya kewajiban vaksin serta melakukan tes PCR/swab sebelum mengikuti tes seleksi. Demikian diungkapkan Plt. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bangli, AA Bintang Ari Sutari, Rabu (25/8/2021).

Sesuai hasil rapat bersama BKN Regional X yang mewilayahi Bali, NTT, dan NTB, pelaksanaan SKD untuk Bali akan digelar di BPSDM Provinsi Bali di Jalan Hayam Wuruk, Denpasar. Rencananya digelar mulai tanggal 2 September untuk peserta khusus BKN Regional X yang mewilayahi Bali.

Bacaan Lainnya

“Sementara jadwal finalnya untuk masing-masing kabupaten dimulai tanggal 14 Agustus sampai selesai, dan untuk Bangli menunggu giliran jadwal dengan kabupaten lain,” terangnya. “Jumlah pelamar CPNS di Bangli yang memenuhi syarat tercatat sebanyak 706 orang, sedangkan PPPK sebanyak 178 orang,” sambungnya.

Bintang memaparkan, pelaksanaan SKD ini hanya untuk pelamar CPNS, sedangkan PPPK jadwalnya menyusul. Karena jumlah pelamar CPNS di Bangli sebanyak 706 orang, maka pelaksanaan tesnya akan dibagi menjadi dua hari, dengan satu hari terdiri dari dua sesi, dan masing-masing sesi ada 150 orang.

Baca juga :  364 Peserta Lulus CPNS Kota Denpasar Tahun 2019

Sistem seleksi, ulasnya, menggunakan Computer Assisted Test (CAT). Peserta yang akan mengikuti SKD wajib divaksin minimal dosis I dengan bukti sertifikat vaksin. Meski sudah divaksin maupun belum dengan surat keterangan dari Ketua GTPP, peserta juga wajib menjalani tes PCR atau swab antigen dengan hasil negatif atas biaya sendiri.

“Untuk swab antigen masa berlakunya 1×24 jam, sedangkan PCR masa berlakunya 2×24 jam. Seumpama peserta seleksi mendapat jadwal tes pukul 08.00 Wita hingga 15.00 Wita, dia harus menentukan jam berapa tes antigennya. Jadi masa berlaku 24 jam tersebut bisa mencukupi,” pesannya.

Jika peserta sudah tes antigen pagi hari tapi hasilnya positif, jelasnya, akan disediakan ruang khusus dengan didampingi petugas kesehatan berpakaian khusus dibantu melalui vidcom,” imbuhnya.

Saat mengikuti tes CPNS, tegasnya, peserta wajib memakai masker 3 lapis, ditambah masker kain di luarnya, serta menaati protokol kesehatan. “Perlengkapan yang wajib dibawa adalah KTP asli, sedangkan untuk kartu pendaftaran nanti di-print di BPSDM,“ pungkasnya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.