Percepat Sistem Kearsipan Modern, Klungkung Rancang E-Arsip

  • Whatsapp
KEPALA Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Klungkung, I Komang Gde Wisnuadi, mengikuti rapat virtual Bimtek Kearsipan, Kamis (7/1/2021). Foto: ist
KEPALA Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Klungkung, I Komang Gde Wisnuadi, mengikuti rapat virtual Bimtek Kearsipan, Kamis (7/1/2021). Foto: ist

KLUNGKUNG – Menindaklanjuti laporan Kementerian PAN-RB Nomor B/423/RB 06/2019 tentang Hasil Evaluasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Tahun 2019, mempercepat implementasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD), dan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan kearsipan, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Klungkung melaksanakan sosialisasi dan bimbingan teknis (bimtek) secara virtual dibuka Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, di ruang rapat Bupati Klungkung, Kamis (7/1/2021).

Bupati Suwirta dalam sambutannya mengatakan, arsip merupakan hal yang sangat penting dan harus ditata sebaik-baiknya. Untuk itu, dia minta masing-masing OPD dan bagian harus bisa menata arsip secara mandiri dengan pengelolaan ruangan dengan baik. “Penataan arsip harus mulai dari penataan setempat, dengan pengelolaan ruang di setiap sudut harus diperhatikan,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut Suwirta menguraikan, Pemkab akan merancang E-Arsip sebagai implementasi kearsipan modern dan andal dari manual ke digital. Pengelolaan arsip sesuai aturan dan digitalisasi arsip, kata dia, agar sasaran birokrasi yang kapabel dapat terwujud. “Jangan biarkan kantor kita dipenuhi dengan kertas, bersihkan arsip kita dengan rapi,” instruksinya.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Klungkung, I Komang Gde Wisnuadi, menambahkan, bimtek untuk membangun kapasitas dan mengupayakan peningkatan kualitas tata kelola kearsipan di lingkungan Pemkab Klungkung. Selain itu, juga mempercepat manajemen kearsipan modern dan andal melalui sistem kearsipan dinamis.

Baca juga :  Jelang Pilkada, Bupati Eka Ingatkan Disiplin Prokes

Bimtek kali ini, jelasnya, diikuti 39 peserta di masing-masing OPD dengan materi pengelolaan arsip dinamis, teknis implementasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD), dan pengawasan kearsipan Internal. “Setelah sosialisasi bimtek kearsipan, akan diadakan monitoring dan evaluasi kearsipan di masing-masing OPD,” ujar Wisnuadi. baw

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.