DENPASAR – Partai Golkar menyiapkan rancangan perbaikan ekonomi secara nasional dan lokal menjelang hadirnya kenormalan baru di tengah pandemi Covid-19. Agenda yang ditawarkan kepada Presiden dan para kepala daerah di Indonesia itu bersifat adaptif dan kreatif. “Kita jangan tunggu masalah selesai baru bergerak. Kita menjawab perubahan ini dengan adaptif dan kreativitas,” kata Ketua DPD Partai Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry, saat menyalurkan 40 ribu paket bahan pokok dari Golkar ke seluruh Bali, Jumat (29/5/2020).
Dalam acara itu hadir anggota DPR RI, Gde Sumarjaya Linggih alias Demer, anggota Fraksi Golkar DPRD Bali dan kabupaten/kota, serta pengurus partai. Sugawa berkata, kader Golkar tetap gotong-royong menyalurkan sembako meski sadar tidak mampu sesuai harapan masyarakat. Namun, semua dijalankan maksimal, karena Golkar mengedepankan kesetiakawanan sosial dan soliditas nasional sebagai praktik ideologi karya dan kekaryaan.
“Setelah ini kami akan terus berbuat membantu hal tercecer, yakni menyumbang darah ke PMI karena stok darah menipis. Sembako bisa dianggarkan pemerintah, tapi tidak dengan donor darah. Apakah semua siap donor darah?” tanya Sugawa dan dijawab “siap“ oleh semua kader yang hadir.
Dia melanjutkan, paket kebutuhan pokok akan disalurkan kepada warga yang tidak tersentuh bantuan pemerintah secara formal. Selain itu, Fraksi Golkar di semua daerah juga mendukung realokasi anggaran mengatasi dampak sosial dan ekonomi Covid-19. “Tidak ada yang abadi kecuali perubahan, dan pandemi Corona ini merupakan wahana untuk perubahan. Kader Golkar tidak menghindari perubahan, tapi adaptif untuk hari lebih baik,” pesannya.
Demer menambahkan, dia mengapresiasi Satgas Penanganan Covid-19 DPD Golkar Bali yang menyalurkan APD ke puskemas dan rumah sakit. Ketika orang lain menghindari “malaikat maut” di fasilitas kesehatan, kader Golkar justru masuk ke sana demi kemanusiaan. Hanya, dia mengakui bantuan itu tidak akan bisa memuaskan semua pihak. “Bantuan kita ini ibarat lilin kecil di terowongan besar yang gelap, tidak mungkin cahayanya gemerlap. Tapi pasti bisa memperkecil meluasnya persebaran Corona,” puji Wakil Ketua Komisi VI DPR RI itu.
Sebagai senior Golkar, dia mengingatkan kader tidak melulu mengurus politik, tapi juga pemberdayaan masyarakat dan kerja sosial. Menabung karma baik, jelasnya, niscaya ada karma baik pula untuk partai, meski ada risiko secara politik.
“Kita harus siap kenormalan baru setelah Corona melandai dengan kerja ekonomi, melalui pemberdayaan pelatihan dan seminar, untuk dapat menghadapi kondisi ekonomi dunia yang sangat berat karena pandemi. Saya ada pesan dari Pak Airlangga sebagai Ketua Umum, beliau sangat mengapresiasi langkah teman-teman di Bali,” ungkapnya disambut aplaus.
Agus Satuhedi sebagai Ketua Satgas Covid-19 DPD Partai Golkar Bali melaporkan, sejauh ini kader di Bali menyalurkan lebih dari 200 ribu masker ke masyarakat. Pun bantuan lain yang dijalankan secara personal. Bantuan 40 ribu paket beras dan minyak goreng itu akan diserahkan ke Satgas Gotong Royong di desa-desa untuk disalurkan ke warga. “Anggaran pengadaan ini sumbangan para kader dan anggota fraksi seluruh Bali. Terima kasih semua yang sudah bergerak bersama,” pungkasnya. hen
























