Pentingnya Sebuah Perencanaan Pembangunan

  • Whatsapp
PEMKAB Tabanan melalui Bapelitbang Kabupaten Tabanan, baru-baru ini menggelar Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kabupaten Tabanan 2022, yang dilaksanakan secara virtual. Foto: ist
PEMKAB Tabanan melalui Bapelitbang Kabupaten Tabanan, baru-baru ini menggelar Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kabupaten Tabanan 2022, yang dilaksanakan secara virtual. Foto: ist

TABANAN – Pemkab Tabanan melalui Bapelitbang Kabupaten Tabanan, baru-baru ini menggelar Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kabupaten Tabanan 2022, yang dilaksanakan secara virtual. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mendapatkan masukan dan penyamaan persepsi seluruh pemangku kepentingan.

Sekda Tabanan, I Gede Susila, terlibat dalam acara tersebut, bersama sekitar 80 peserta lainnya. Kepala Bapelitbang Kabupaten Tabanan, IB Wiratmaja, menjelaskan, proses perencanaan pembangunan daerah mewajibkan pelaksanaan konsultasi publik sesuai amanat Permendagri Nomor 86 tahun 2017. “Konsultasi publik merupakan tahapan penting, yang bertujuan untuk menyampaikan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tabanan tahun 2022,” ungkapnya.

Bacaan Lainnya

Pelaksanaan konsultasi publik ini, lanjutnya, diharapkan dapat jadi media pembentukan komitmen seluruh instansi pembangunan, dalam keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan, serta bagian yang tidak terpisahkan dalam tahapan penyusunan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD).

“Sebagai pedoman dalam penyusunan kebijakan umum anggaran (KUA), prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS),” ujar Wiratmaja.

Sejalan dengan sistem perencanaan pembangunan nasional, maka RKPD Kabupaten Tabanan diharuskan mengacu pada dokumen RKP Nasional, RKPD Provinsi Bali, yang selanjutnya jadi acuan penyusunan RKPD Kabupaten Tabanan tahun 2022. Hal itu pun sesuai dengan visi-misi Bupati Tabanan terpilih.

Baca juga :  SKL Siswa SMA/SMK Diunduh secara Daring

Sementara, Bupati Tabanan dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekda Susila, menambahkan bahwa perencanaan pembangunan daerah merupakan proses penting untuk menentukan tindakan masa depan, dalam pelaksanaan pembangunan di daerah secara transparan dan akuntabel. “Dalam proses perencanaan pembangunan daerah membutuhkan keberanian untuk memutuskan apa yang harus dilakukan. Juga kapan melakukan, bagaimana melakukan, dan yang terakhir adalah siapa yang melakukan, dengan tetap mempertimbangkan kondisi fiskal daerah,” kata Susila.

Sementara dengan situasi pandemi Covid-19 saat ini, dikatakan telah merusak semua sendi perekonomian. Pelaku usaha, baik dari sektor pariwisata, UMKM, dan pertanian, telah merasakan keterpurukan yang mendalam akibat pandemi ini.

“Berkenan dengan hal tersebut, Pemkab Tabanan memfokuskan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Tabanan pada tahun 2022, dengan tema Pemulihan Ekonomi Menuju Tabanan Era Baru,” tegasnya. gap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.