POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Pengurus Forum Guru Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia (Fogipsi) Wilayah Bali masa bakti tahun 2025-2029 resmi dilantik di Auditorium Redha Gunawan Universitas PGRI Mahadewa Indonesia, Sabtu (30/8/2025). I Made Yoga Mahendra Andika, S.Pd., M.Pd., terpilih dan dilantik sebagai Ketua Fogipsi Bali untuk lima tahun ke depan. Pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum Fogipsi Dr. Eni Kuswati, S.Pd., M.Pd.
Pelantikan Pengurus Fogipsi Wilayah Bali dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Drs. Anak Agung Gede Wiratama, M.Ag., sekaligus membuka bimbingan teknis implementasi pembelajaran mendalam melalui simulasi dan praktik pelajaran IPS tahun ajaran 2025/2026. Bimtek menghadirkan pembicara Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Bali, Dr. I Wayan Surata, S.Pd., M.Pd. Turut hadir dan menyaksikan pelantikan Pengurus Fogipsi Bali, Rektor Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali, Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, S.H., M.Hum.

Dalam kepengurusan Fogipsi Wilayah Bali masa bakti tahun 2025-2029, Ketua Fogipsi Wilayah Bali, I Made Yoga Mahendra Andika; didampingi Wakil Ketua, Anak Agung Gede Agung Darmawan, M.Pd. Sekretaris dijabat Ida Ayu Komang Witariani, S.Pd., M.Pd.; Wakil Sekretaris, Ni Luh Elly Indradewi, SE., Ak. Bendahara Ni Made Sumarniasih, S.Pd., dan Wakil Bendahara, Kadek Wiliyanti, S.Pd., M.Pd.
Kepengurusan Fogipsi Wilayah Bali masa bakti tahun 2025-2029, dilengkapi 12 bidang dan masing-masing bidang terdiri dari 3 sampai 4 pengurus. Serah terima Kepengurusan Fogipsi Wilayah Bali masa bakti tahun 2025-2029 ditandai dengan penyerahan panji Fogipsi dari Ketua Kepengurusan Fogipsi Wilayah Bali masa bakti tahun 2020-2024, Putu Ambon, S.Pd., kepada I Made Yoga Mahendra Andika.
Sebagai ketua terpilih, I Made Yoga Mahendra Andika, memandang bahwa Fogipsi Bali memiliki tanggung jawab moral untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPS agar relevan dengan perkembangan zaman. Mewadahi kolaborasi dan berbagi pengalaman antar guru, mendukung pengembangan karya tulis ilmiah, inovasi pembelajaran serta publikasi akademik.
Selain itu, membangun sinergi di setiap kabupaten/kota dalam penyelenggaraan kegiatan strategis, seperti pendidikan dan pelatihan, training of trainer, workshop, dan seminar. Termasuk menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, baik Forum MGMP IPS seluruh Indonesia, Dinas Pendidikan, maupun perguruan tinggi, termasuk Universitas PGRI Mahadewa Indonesia. ‘’Forum ini sekaligus menjadi ruang inspirasi yang menghadirkan lingkungan belajar positif bagi guru, peserta didik, dan masyarakat luas,’’ ujarnya.
Yoga mengatakan, dunia pendidikan sedang menghadapi tantangan besar dalam mempersiapkan Generasi Emas 2045. Guru IPS memiliki peran strategis, tidak hanya mentransfer ilmu tetapi juga dalam membentuk karakter, wawasan kebangsaan, serta kepekaan sosial peserta didik.
‘’Karena itu, Fogipsi Bali harus senantiasa hadir, memberi makna, dan menumbuhkan harapan. Mari kita bersama-sama memelihara serta mengembangkan potensi guru, peserta didik, dan Masyarakat melalui langkah-langkah nyata dan program yang berkesinambungan,’’ ujarnya.
Rektor UPMI Bali, Prof. I Made Suarta, memberi ucapan selamat kepada Kepengurusan Fogipsi Wilayah Bali masa bakti tahun 2025-2029 yang telah dilantik. Ia menekankan, keberadaan suatu tim atau organisasi tidak bisa dipisahkan dari seorang pemimpin.
Seorang pemimpin adalah kunci utama dalam meraih keberhasilan. Dan, menjadi seorang pemimpin bukan tentang sikap tegas saja. Tapi mengimbangi diri dengan ide-ide kreatif dan inovatif. ‘’Hidup ini milik mereka yang berani memulai dan mengambil risiko,’’ serunya.
Ketua Umum Fogipsi Dr. Eni Kuswati, mengingatkan Fogipsi merupakan organisasi sosial yang memerlukan komitmen kuat untuk memajukan pendidikan di Indonesia, khususnya pendidik IPS. “Saya minta semua pengurus terpilih untuk bekerja bersungguh-sungguh sesuai ikrar dan janji pengurus Fogipsi,” katanya.
Kadisdikpora Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama, sangat mengapresiasi atas terpilihnya I Made Yoga Mahendra Andika sebagai Ketua Fogipsi Bali, dan berharap I Made Yoga Mahendra Andika bisa mengemban amanah tersebut dengan sebaik-baiknya. ‘’Saya yakin I Made Yoga Mahendra Andika bisa membawa Fogipsi Bali semakin berprestasi,” katanya.
Agung Wiratama juga berharap melalui pelaksanaan Bimtek, para guru dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang lebih mendalam tentang metode pembelajaran IPS yang inovatif dan kreatif. Dengan demikian siswa tidak hanya menghafal materi pembelajaran, tetapi mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
‘’Dengan semangat belajar yang tinggi, saya yakin bapak-ibu guru akan mampu menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kualitas pendidikan IPS di Bali,’’ tandasnya. tra

























