Penertiban di Pos Penyekatan, Tim Yustisi Denpasar Paksa 65 Kendaraan Putar Balik

  • Whatsapp
TIM Yustisi Denpasar saat melakukan penertiban, Jumat (9/7/20210. foto: ist

DENPASAR – Untuk menekan penularan covid-19 yang kini terus mengalami lonjakan drastis, Tim Yustisi Denpasar melakukan penertiban secara ketat terkait pelaksanaan PPKM Darurat di setiap pos penyekatan yang ada di Denpasar.

Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan, pada Jumat (9/7/2021) dilaksanakan baik secara stationer dan mobile. Secara stationer dilakukan di beberapa titik Penyekatan yakni Pos Penyekatan Biaung, Pos Penyekatan Jalan Gunung Salak, Pos Penyekatan Jalan Gunung Sanghyang, Pos Penyekatan Jalan Kebo Iwa Gatsu, Pos Penyekatan Uma Anyar.

Bacaan Lainnya

Dalam penertiban secara stationer Tim Yustisi menjaring 87 pelanggar. Dari jumlah itu, sebanyak 20 orang diberikan pembinaan karena menggunakan masker tidak benar, 2 orang ditilang karena tidak membawa surat lengkap dan 65 kendaraan harus putar balik karena surat tidak lengkap seperti tidak surat keterangan kerja sektor esensial dan sektor kritikal.

Secara mobile, Tim Induk bergerak dari Kantor Satpol PP Kota Denpasar menuju Jl. WR. Supratman Denpasar dengan mengimbau Pedagang Warung Nasi Padang untuk tidak melayani makan ditempat selama PPKM Darurat. Memanggil 1 Usaha Dagang Pakaian di Jl. WR Supratman.

Sementara kegiatan operasi Tim Aman Nusa yang dikoordinir Polresta Denpasar bergerak mulai halaman Polresta Denpasar, kemudian dilanjutkan menuju Jalan Mahendradata, Jalan Teuku Umar Barat dan Jalan Imambonjol Denpasar. Dalam kegiatan ini memantau pelaksanaan kegiatan di sektor Perbankan untuk memastikan menerapkan WFO maksimal 50 persen.

Baca juga :  Pamit ke Pesiar, Gede Doni Hilang

Untuk Tim Kecamatan Denpasar Barat bergerak dari Kantor Camat Denbar menuju Jalan Gunung Agung, Jalan Setiabudi, Sutomo, Gatot Subroto, Buluh Indah, Gunung Tangkuban Perahu, Gunung salak dan Jalan Teuku Umar Barat Denpasar. Disini Tim tidak menemukan adanya pelanggaran, hanya mengimbau masyarakat untuk mentaati peraturan yang tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.