Pemkab Gianyar Evaluasi Penggunaan SIKP

  • Whatsapp
EVALUASI Penggunaan Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) dan Capacity Building Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Foto: adi
EVALUASI Penggunaan Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) dan Capacity Building Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Foto: adi

GIANYAR – Keputusan Bupati Gianyar tentang pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), dan menindaklanjuti pengukuhan TPAKD dan rapat pleno TPAKD seluruh kabupaten di Bali, Pemkab Gianyar melaksanakan Evaluasi Penggunaan Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) dan Capacity Building Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Selasa (4/5/2021).

Rapat dihadiri Wakil Bupati Gianyar, AA Gde Mayun, Otoritas Jasa Keuangan Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara, Deputi Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, dan kepala OPD di Pemkab Gianyar.

Bacaan Lainnya

Mayun mengatakan, TPAKD merupakan forum koordinasi antar-instansi dan stakeholders terkait untuk meningkatkan percepatan akses keuangan di daerah. Pun mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, dan mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dengan cara mendorong ketersedian akses keuangan seluas-luasnya bagi masyarakat.

Untuk mewujudkan tujuan TPAKD, dia berujar beberapa program telah dilaksanakan di Gianyar. Sejak 2017 telah dilaksanakan program Kurda Gianyar, yakni program KUR yang didanai APBD Gianyar dengan penyalurannya melalui Bank Daerah Gianyar. Pada tahun 2021 juga disalurkan KUR bagi keluarga miskin yang terdata di Gianyar bernama KUR Gianyar Aman Sejahtera.

Program ini memiliki syarat khusus untuk memudahkan masyarakat kurang mampu memperoleh layanan bantuan keuangan. “Kedua program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberi akses layanan bantuan keuangan kepada warga,” jelasnya.

Baca juga :  Mangku Pastika: Jangan Pilih Kasih Beri Dana Stimulus pada UMKM

Untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat Covid-19, jelasnya, pemerintah menetapkan peraturan pelaksanaan terkait dengan subsidi bunga dalam bentuk Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 65/PMK.05/2020 tentang cara pemberian subsidi bunga/subsidi margin untuk kredit UMKM. Pemerintah menekankan skema subsidi bunga untuk memastikan UMKM dapat bertahan pada masa pandemi. 

Deputi Direktur Manajemen Strategis, EPK, dan Kemitraan Pemda, I Nyoman Hermanto Darmawan, menambahkan, TPAKD di Gianyar dikukuhkan tanggal 2 Desember 2020 oleh Sekda Provinsi Bali, bersamaan dengan semua kabupaten/kota di Bali. Pada masa pandemi peranan TPAKD sangat penting untuk meningkatkan  pemulihan ekonomi, dan dapat dimulai dari yang terkecil seperti UMKM.

Menurutnya, OJK memiliki beberapa program serta hasil diskusi bersama TPAKD dari kabupaten lain. Selain itu juga ada program mempertemukan antara masyarakat yang memerlukan dana dengan pihak yang memiliki dana, dalam hal ini Lembaga Jasa Keuangan (OJK). “Seperti pertanian porang di Desa Sebatu, dan peternakan lobster di Sumber Kima. Kami berharap ada bussines machine yang dapat dikembangkan di Gianyar, dan selain program ini juga ada program Melawan Rentenir,” jelasnya.

Darmawan merasa senang di Gianyar ada program seperti Kurda dari PT BPR Bank Daerah Gianyar (Perseroda), sehingga bisa bersinergi dengan program yang ada di OJK. “Dengan adanya program Kurda ini saya yakin bisa bersinergi dengan Program Melawan Rentenir, karena banyak rentenir yang memberi bunga yang tinggi sehingga perekonomian berbiaya tinggi,” ungkapnya.

Baca juga :  Update Covid-19 di Denpasar: Kasus Positif 21, Pasien Sembuh Bertambah 20 Orang

Dia menegaskan, OJK memiliki website/platform jasa keuangan untuk membantu menghubungkan masyarakat yang memerlukan dana dengan lembaga jasa keuangan, yakni kurbali.com. “Situs ini sudah diluncurkan sejak tahun 2019 sejak sebelum pandemi, sehingga pada masa pandemi masyarakat akan terbantu mengakses lembaga jasa keuangan yang terdaftar di OJK,” tandasnya. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.