Pemkab Buleleng Siapkan Anggaran Rp1,1 M untuk Rekrutmen Calon ASN

BUPATI Suradnyana melakukan wawancara dengan salah satu CPNS, saat pelantikan CPNS untuk formasi di Buleleng setahun lalu. Foto: rik
BUPATI Suradnyana melakukan wawancara dengan salah satu CPNS, saat pelantikan CPNS untuk formasi di Buleleng setahun lalu. Foto: rik

BULELENG – Pemkab Buleleng menyiapkan anggaran Rp1,1 miliar untuk proses rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN). Terdiri dari Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, mengatakan, anggaran sebesar Rp1,1 miliar untuk proses rekrutmen CASN di Buleleng sangat sulit dicarikan, terlebih kini dalam situasi pandemi Covid-19. Namun Suradnyana mengaku, sudah berkoordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Buleleng.

Read More

‘’Banyak daerah menolak formasi CASN ini karena pertimbangan anggaran. Tapi saya melihatnya berbeda, karena jumlahnya yang cukup besar. Jadi sebagai kepala daerah saya instruksikan TAPD melakukan refocusing,” kata Suradnyana.

Untuk bisa melakukan refocusing anggaran, maka nantinya harus ada pembahasan detail menyangkut pergeseran ini. Efisiensi di bidang lain dilakukan dan anggarannya akan dipindahkan untuk proses rekrutmen CASN ini. Ini diperlukan mengingat, pemberian alokasi formasi dan perekrutan CASN ini merupakan kesempatan untuk masyarakat bekerja.

‘’Ini kesempatan masyarakat bisa bekerja menjadi CASN. Jadi, para guru bisa mendapatkan gaji yang lebih layak dengan nilai UMR. Ini penting bagi saya, lebih baik saya menunda yang lain, dan ini yang kami dahulukan,’’ seru Suradnyana.

Diakui Suradnyana, dilihat dari alokasi formasi diterima, jumlahnya cukup besar. Buleleng menerima formasi 231 orang CPNS dan 2552 PPPK guru. Artinya ini menyangkut ribuan orang bisa mendapatkan nafkah. Begitu pula, kenaikan nafkah dari guru kontrak menjadi PPPK di bawah Kemendikbud Ristek. ‘’Jika CPNS langsung di bawah Kemenpan RB,’’ ungkapnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng, Gede Wisnawa, menegaskan, refocusing ini perlu dilakukan dalam situasi pandemi, mengingat anggaran untuk rekrutmen ini tidak tersedia di BKPSDM. Kegiatan ataupun proses rekrutmen CASN ini dimulai Juni 2021. ‘’Jika tidak disiapkan, maka kami tidak bisa merealisasikan formasi CPNS maupun PPPK,’’ jelas Wisnawa.

Menurut Wisnawa, BKPSDM akan segera menyelesaikan administrasi yang diperlukan, agar sebelum dilaksanakan anggarannya sudah cair. Dengan begitu, formasi diperoleh Buleleng tidak sia-sia. ‘’Kami sangat antusias rekrutmen CASN ini jika dibandingkan kabupaten lain, tidak menerima formasi karena terbentur anggaran. Jadi, formasi ini harus diambil untuk Buleleng, sehingga harus ada kesepakatan administrasinya untuk segera dipenuhi,’’ ujarnya memungkasi. rik

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.