Pemkab Bangli Diminta Prioritaskan Perbaikan Infrastruktur Jalan

  • Whatsapp
JURU bicara Fraksi PDIP, Ni Nengah Dwi Madiayani, saat menyerahkan pemandangan umum fraksi. Foto: ist
JURU bicara Fraksi PDIP, Ni Nengah Dwi Madiayani, saat menyerahkan pemandangan umum fraksi. Foto: ist

BANGLI – Sidang paripurna lanjutan dengan agenda Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Bangli terhadap Rancangan APBD Bangli 2021 digelar, Selasa (28/9/2021). Sidang dipimpin Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika; didampingi Wakil Ketua I Nyoman Budiada dan I Komang Carles, serta dihadiri Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta.

Fraksi Restorasi Hati Nurani, dengan pembicara I Wayan Nekayasa, minta Bupati dalam penyusunan rencana kerja anggaran oleh masing masing perangkat daerah dalam rangka memberi kesetaraan fungsi. Sebab, DPRD adalah penentu APBD, tidak sekadar menyetujui sebagaimana diamanatkan aturan perundang-undangan. DPRD juga memberi ruang agar aspirasi rakyat Bangli yang terserap terakomodasi seluas- luasnya dalam APBD 2022.

Bacaan Lainnya

Karena itu, fraksi ini menganggap ada beberapa permasalahan yang perlu dipertanyakan dan diusulkan dalam pembahasan-pembahasan lebih lanjut. TAPD dan semua OPD di Pemkab dimintalebih serius dan berkomitmen untuk menindaklanjuti aspirasi di masyarakat, baik yang diterima dari DPRD saat reses maupun hasil musrembang oleh eksekutif. 

“Kami minta pemerintah memprioritaskan perbaikan infrastruktur jalan, yang kami lihat masih ada beberapa ruas jalan kabupaten perlu mendapat perhatian lebih. Ruas-ruas jalan ini sangat diharap masyarakat untuk mendukung mobilitas, karena memang ada beberapa keadaannya sangat memprihatinkan,” serunya.

Untuk mendukung mobilitas masyarakat dalam hal pertanian, sambungnya, masyarakat diyakinisangat paham pemerintah saat ini masih menghadapi pengendalian dan pemulihan akibat Covid-19. Hanya, namun pemerintah daerah adalah harapan mereka agar tetap bertahan dan berusaha di tengah pandemi. Terkait pemulihan pariwisata dan perekonomian Bangli, lugasnya, tidak akan bisa berjalan optimal bila pandemi belum bisa dikendalikan.

Baca juga :  PBSI Tarik 5 Pemain di Tiga Nomor pada Swiss Open, Ini Alasannya!

“Untuk itu kami berharap eksekutif lebih baik dalam penanganan dan pengendalian Covid-19,agar dapat membangun kepercayaan masyarakat untuk berwisata ke Bangli, khususnyaKintamani, dengan nyaman dan aman,” urainya.

Fraksi PDIP dengan juru bicara Ni Nengah Dwi Madiayani menyampaikan, Rancangan APBD 2022pada hakikatnya satu instrumen kebijakan yang dipakai sebagai alat ukur untuk meningkatkan pelayanan umum dan kesejahteraan masyarakat. Fraksi ini berharap dan yakin segala kegiatan yang terkait dengan anggaran daerah telah berlandaskan peraturan  yang berlaku, seperti kegiatan pembangunan agar memprioritaskan fasilitas yang tertimpa bencana alam.

Senada dengan Fraksi Restorasi Hati Nurani, Fraksi PDIP juga menyoroti sektor pariwisata memberi retribusi peningkatan PAD. Mereka mendesak langkah nyata dari eksekutif di sektor pariwisata untuk dapat memperkuat perekonomian masyarakat di tengah pandemi. “Dengan ditetapkannya Perda tentang Susunan dan Organisasi Perangkat daerah, kami mengharap dalam penempatan pejabat agar sesuai dengan keahlian secara profesional. Jadi, SDM yang ditempatkan dapat menunjang program-program pemerintah daerah menuju Bangli Era Baru,” tegasnya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.