Pemkab Badung Komitmen Kelola Sampah Mandiri

BUPATI Giri Prasta saat meluncurkan Truck Compactor Pengangkutan Sampah berstiker G20 yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Bumi di TPST Mengwitani, Senin (25/4/2022). Foto: ist

MANGUPURA – Pemerintah Kabupaten Badung mendukung upaya pelestarian lingkungan untuk mewujudkan keserasian hubungan manusia dengan alam, sekaligus menjadikan masyarakat sebagai pembina lingkungan hidup. Demikian dikatakan Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, saat meluncurkan truck compactor dengan stiker G20 yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Bumi di TPST Mengwitani, Senin (25/4/2022).

Dalam kepemimpinannya bersama Wakil Ketut Suiasa, kata Giri Prasta, pihaknya sudah mencanangkan program Badung Bersih untuk menyelesaikan masalah sampah berbasis sumber. Juga dicanangkan sampah sebagai rupiah dan menjadikan sampah sebagai berkah. 

Bacaan Lainnya

‘’Untuk itu di 62 desa dan kelurahan di Kabupaten Badung wajib dan harus memiliki TPS3R, terlebih saat ini di Kuta juga sudah ada lahan. Bagaimana kita bisa mengurangi memilah dan mengolah sampah organik, non-organik maupun sampah basah. Harapan kita hanya satu yaitu menjadikan Badung mandiri sampah,” ujar Giri Prasta.

Lebih lanjut Bupati Giri Prasta mengungkapkan, bahwa saat ini Badung sudah memiliki 3 TPST, untuk mendukung sistem pengolahan sampah yang tidak bisa tercover di TPS 3R. Ia juga menegaskan bahwa Kabupaten Badung berkomitmen untuk mengolah sampah bukan sekadar membuang sampah.

Baca juga :  Nataru Jangan Timbul Klaster Baru, Gubernur Koster Minta Disiplin Terapkan SE 2021/2020

“Prinsip saya kalau kita membuang sampah berarti kita memindahkan masalah kepada orang lain, maka untuk itu kita harus menuntaskan pengolahan sampah. Saya bersama tokoh-tokoh di Badung harus membuat legacy agar semua desa memiliki TPS3R. Jangan sampai di kemudian hari terjadi perselisihan dan pertikaian masalah sampah,” tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Badung, Wayan Puja, melaporkan dalam rangka penguatan dan kejelasan tanggung jawab penanganan sampah mulai dari sumber hingga pemrosesan akhir yang secara hierarkis mulai dari rumah tangga, desa/desa adat/kelurahan (TPS 3R) dan TPST di tingkat Kabupaten telah diterbitkan Keputusan Bupati Badung Nomor 928/042/hk/2021 tanggal 22 Desember 2021 tentang Penetapan Pelaksana Penanganan Sampah.

“Dengan adanya dukungan sarana dan infrastruktur sampah akan mendukung usaha kita dalam pengolahan sampah, termasuk salah satu diantaranya keberadaan mobil truck compactor yang akan membantu memudahkan dalam pengangkutan sampah yang ideal dioperasikan pada kawasan pariwisata,” katanya menandaskan. nas

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.