KARANGASEM – Pemkab Karangasem melalui Disdikpora, Senin (27/6/2022) melaksanakan penandatanganan kontrak terkait pembangunan Stadion Amlapura. Kepala Disdikpora Karangasem selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PA/PPK) menandatangani kontrak dengan PT Rhino Perkasa, Jakarta selaku rekanan yang menang tender.
I Gusti Made Artha Wijaya, Kabid KPO selaku PPTK, Selasa (28/6/2022) mengatakan, instansinya memang sudah mengikat kontrak dengan rekanan pemenang tender.
Nilai proyek tersebut Rp13,996 miliar, penawarannya turun dari nilai pagu sebesar Rp16,088 miliar. “Dana pembangunan bersumber dari BKK Provinsi Bali,” ujar Wijaya.
Jenis pekerjaan, sebutnya, yakni pembangunan tribun di Stadion Amlapura Jalur 11 Padang Kerta. Masa pengerjaan selama 170 hari, dan mulai pengerjaan sesuai dengan kontrak. Bangunan tribun luasnya 48 meter kali 16,25 meter, terletak di bagian barat lapangan sepakbola.
Di bawah tribun dibangun beberapa ruangan untuk pemain dan panitia, serta ada ruang lain-lainnya. Dengan masa pengerjaan selama itu, paling lambat lima bulan 20 hari mendatang stadion itu sudah berdiri.
“Dengan dibangunnya tribun, secara bertahap kita akan memiliki stadion yang representatif, aman, dan nyaman untuk para pemain dan penonton. Kita juga dapat melaksanakan event sepakbola yang selama ini belum dapat diakomodir,” jelasnya.
Dengan tersedianya sarana dan prasarana olahraga yang memadai, dia menyebut Pemkab berharap dapat menunjang peningkatan pencapaian prestasi olahraga, khususnya sepakbola.
Dia juga berharap masyarakat Karangasem ikut mengawasi. “Selama masa pengerjaan, saya berharap masyarakat ikut melakukan pengawasan,” ajaknya. nad























