JAKARTA – Gubernur Bali, Wayan Koster, melalui kebijakan-kebijakannya dinilai menjadi pelopor pengembangan wisata ramah lingkungan sehingga bisa menginspirasi kepala-kepala daerah lainnya di Indonesia. Atas prestasinya itu, Koster meraih penghargaan dari TV One.
Koster meraih penghargaan Inovasi Membangun Negeri TV One 2023 kategori Pelopor Wisata Ramah Lingkungan. Penghargaan itu diterima langsung Gubernur Koster di Studio TVOne, Jakarta, Sabtu (25/2/2023).
Gubernur Koster menyampaikan, pembangunan daerah Bali dilakukan sesuai visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru yang mengandung makna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, untuk mewujudkan kehidupan masyarakat Bali yang sejahtera dan bahagia, sekala – niskala.
“Inilah yang dijadikan spirit untuk menata pembangunan Bali secara fundamental dan komprehensif dengan meliputi tiga unsur, yaitu: menjaga alam, agar alam Bali bersih; membangun sumber daya manusia yang berkualitas; dan memperkuat budaya dengan memperhatikan unsur-unsur adat istiadat, tradisi, seni budaya, dan kearifan lokal Bali,” ungkapnya dalam siaran pers, Minggu (26/2/2023).
Pada bidang pariwisata, lanjut dia, karena Bali merupakan tujuan utama wisata dunia dan banyak yang tahu bahwa Bali lebih terkenal daripada Indonesia, maka pembangunan pariwisata Bali yang dilakukan adalah pariwisata yang berbasis budaya, berkualitas dan bermartabat.
Jelas dia, Bali ini tidak bisa lepas dari budaya, karena kekuatan utama dan aura-nya Bali ada di budaya, sehingga hal ini harus dijaga dengan baik, konsisten dengan komitmen yang kuat. “Pariwisata Bali harus naik kelas untuk bisa bersaing dengan negara di dunia, seperti Singapore, Thailand, hingga Malaysia,” jelasnya.
Dia membeberkan, untuk mewujudkan pariwisata Bali yang berbasis budaya, berkualitas dan bermartabat diiringi dengan pariwisata yang ramah lingkungan, maka secara totalitas menata kepariwisataan Bali melalui beberapa kebijakan.
Di antaranya; Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 8 Tahun 2019 tentang Sistem Pertanian Organik; Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 5 Tahun 2020 tentang Standar Penyelenggaraan Kepariwisataan Budaya Bali; Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai; Peraturan Gubernur Bali Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih; Peraturan Gubernur Bali Nomor 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber; Peraturan Gubernur Bali Nomor 48 Tahun 2019 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai; dan Peraturan Gubernur Bali Nomor 24 Tahun 2020 tentang Pelindungan Danau, Mata Air, Sungai, dan Laut.
Koster mendaku, kebijakan tersebut disambut antusias oleh pelaku pariwisata di Bali pada tanggal 31 Mei 2022 di Gedung Ksirarnawa, Art Center, Denpasar. Pelaku pariwisata Bali dengan kompak ber-ikrar selenggarakan pariwisata yang harmonis terhadap alam, manusia, dan kebudayaan Bali.
Saat ini, lanjut dia, hotel maupun restoran di Bali tidak boleh menggunakan tas kresek, sedotan plastik, hingga styrofoam. Kemudian, pangan yang digunakan di hotel adalah pangan yang sehat dan berkualitas dengan memanfaatkan pangan yang bersumber dari pertanian organik. Untuk itu, Bali akan menjadi Pulau Organik pada tahun 2024. Selanjutnya, energi di Bali harus energi yang bersih dan ramah lingkungan.
“Maka dari hulu sampai ke hilir pembangkitnya tidak boleh menggunakan pembangkit yang berbahan bakar fosil batubara dan minyak, lalu di hilirnya juga sedang transisi menggunakan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai. Jadi kebijakan tersebut diberlakukan agar pariwisata Bali berkualitas, berkelanjutan dengan tetap menjaga kebudayaan Bali.
Dia menegaskan, penyelenggaraan pariwisata Bali yang ramah lingkungan bukanlah beban, namun menjadi kebutuhan untuk menjaga ekosistem alam dan keanekaragaman hayati supaya terjaga dengan baik, sehingga menghasilkan kehidupan yang sehat berkat air dan udara-nya yang bersih disertai dengan sistem pertaniannya yang organik.
Sementara itu, Chief Executive Officer TV One, Taufan E.N Rotorasiko menyampaikan selamat dan terima kasih kepada seluruh kepala daerah yang telah bekerja keras membangun negeri dan mempersembahkan capaian terbaik untuk seluruh rakyat.
“Kami sungguh bangga atas segala capain yang bapak/ibu torehkan, penghargaan dan prestasi yang telah bapak/ibu capai ini tentu tidak membuat bapak/ibu untuk berhenti memperjuangkan cita-cita mensejahterakan masyarakat dan kita semua justru tidak boleh terlena, sebab tantangan di masa depan jauh lebih berat. Kami berharap penghargaan ini dapat memotivasi Bapak/Ibu semua untuk terus meningkatkan prestasi. Mari kita jadikan hasil pencapaian ini sebagai pemicu semangat agar Indonesia menjadi semakin maju dan semakin berjaya,” pungkas Taufan. alt






















