Suwirta Siapkan Anggaran Penanganan Rabies Tahun 2024

BUPATI Suwirta memimpin rapat koordinasi percepatan pengendalian rabies di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung. Foto: ist
BUPATI Suwirta memimpin rapat koordinasi percepatan pengendalian rabies di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung. Foto: ist

KLUNGKUNG – Rabies (penyakit anjing gila) merupakan penyakit menular akut, yang menyerang susunan saraf pusat manusia dan hewan berdarah panas akibat virus rabies. Penularannya melalui saliva atau air liur anjing, kucing, kera yang kena rabies dengan gigitan atau melalui luka terbuka. “Ini harus diantisipasi, khususnya di Kabupaten Klungkung,” ucap Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Provinsi Bali, Dian Kurnia Sari, beberapa waktu lalu.

Informasi tersebut disikapi Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, saat memimpin rapat koordinasi percepatan pengendalian rabies di ruang rapat Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, belum lama berselang. “Kasus rabies ini harus serius kita tangani bersama, baik itu dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Anggaran rabies harus masuk total di tahun 2024. Karena itu saya minta penanganan rabies harus masuk awig-awig atau peraturan di desa,” seru Suwirta.

Read More

Kegiatan vaksinasi massal rabies, sambungnya, harus segera dilakukan untuk menekan sirkulasi virus rabies, khususnya pada anjing di desa-desa tertular rabies pada tahun 2022. “Mudah-mudahan di Klungkung tidak ada lagi kasus rabies,” pintanya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung, Ida Bagus Juanida, menambahkan data hasil cakupan vaksinasi rabies di Klungkung dari tahun 2019-2022. Kata dia, tahun 2019 total yang divaksin sebanyak 13.525 ekor, tahun 2020 dengan total vaksin sebanyak 10.706 ekor, tahun 2021 dengan total vaksin sebanyak 8.006 ekor dan tahun 2022 dengan total vaksin sebanyak 4.785 ekor. baw

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.