PDIP Pertanyakan “Ajaibnya” Ribuan Baliho PSI di Bali, Bro Adi: Tidak Etis Urus Dapur Orang Lain!

BALIHO PSI dengan wajah Ketua Umum Kaesang Pangarep terpasang di salah satu sudut Kota Denpasar, bersanding dengan baliho caleg PDIP. Menariknya, wajah Presiden Jokowi yang juga ayah Kaesang, masih terpampang menghiasi baliho para caleg PDIP. Foto: ist
BALIHO PSI dengan wajah Ketua Umum Kaesang Pangarep terpasang di salah satu sudut Kota Denpasar, bersanding dengan baliho caleg PDIP. Menariknya, wajah Presiden Jokowi yang juga ayah Kaesang, masih terpampang menghiasi baliho para caleg PDIP. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Masifnya pemasangan baliho Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan wajah Ketua Umum Kaesang Pangarep di Bali, mencuri perhatian PDIP selaku lawan politiknya. Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, mempertanyakan “keajaiban” partai yang kini dikomandoi anak bungsu Presiden Jokowi itu balihonya bisa tersebar sampai ke seantero pelosok Bali.

“Siapa yang memasang itu?” tudingnya di acara deklarasi dukungan Keluarga Besar Alumni Angkatan Muda Muhammadiyah (Fokus AMM) Bali di Denpasar, Sabtu (4/11/2023).

Read More

Menurut Hasto, masyarakat melihat penampilan luar biasa partai baru yang balihonya bisa beredar di mana-mana. Ketua DPD PDIP Bali, Wayan Koster, disebut sempat menghitung dan menyebut per kabupaten saja jumlah balihonya bisa 1.000 lebih. “Siapa yang pasang? Kok tiba-tiba beredar di seluruh pelosok Bali, padahal pengurusnya saja banyak tidak kenal? Apa melakukan perizinan? Dari mana biayanya? Siapa memasang? Ini jadi pertanyaan,” cecarnya dengan nada tinggi.

Selain masifnya baliho PSI, Hasto juga kembali menyoroti ada baliho Ganjar-Mahfud yang dicopoti aparat Satpol PP Provinsi Bali di wilayah Batubulan, ketika akan ada kunjungan kerja Presiden Jokowi, Selasa (31/10/2023). Sikap tersebut dituding cermin bentuk ketidakadilan yang nyata. Saat ini, sambungnya, para tokoh demokrasi bersatu untuk mengoreksi Mahkamah Konstitusi ketika demokrasi dikebiri, benteng konstitusi dikorbankan demi ambisi kekuasaan. “Para tokoh bersatu menyuarakan kebenaran,” bebernya dengan nada tinggi.

Politik praksis, sambungnya, harus digerakkan moral. Itulah alasan PDIP punya sekolah partai untuk mempersiapkan calon pemimpin seperti bupati, wali kota, dan gubernur. Namun, partai bukan jalan pintas menuju kekuasaan. PDIP, Hanura, Perindo dan PPP sadar bahwa Ganjar-Mahfud memenuhi kriteria sebagai pemimpin yang baik. “Pemimpin yang memulai keberhasilan dari keluarga, dan berani mengambil risiko,” lugasnya.

Bicara sejarah, Hasto bertutur hubungan Bung Karno dan Muhammadiyah sangat kokoh dalam menggelorakan semangat persatuan. Muhammadiyah dinilai sebagai Islam progres, dan Bung Karno pernah jadi pengurus serta guru Muhammadiyah di Bengkulu.

“Pulau Bali pulau dewata, masyarakatnya ramah terbuka kepada siapa saja. Namun ada yang tega merusak suasana, melepas baliho dan bendera sebagai cermin ketidakadilan nyata,” sergahnya menutup sambutan dengan pantun.

Di kesempatan terpisah, Ketua DPW PSI Bali, I Nengah Adi Susanto, justru tertawa ketika dimintai tanggapan tudingan Hasto soal masifnya baliho PSI terpasang di Bali. “Sebaiknya Pak Hasto urus dapur sendiri, tidak usah urus rumah tangga orang lain, tidak etis urus partai lain. Tidak bagus dan tidak etis,” jawabnya saat dimintai tanggapan, Minggu (5/11/2023).

Menurutnya, kalau misalnya ada yang suka PSI dan kemudian memasang baliho, dia tidak bisa melarang. Mungkin saja relawan yang senang PSI, kemudian memasang di seluruh Bali. Dia justru mengapresiasi relawan seperti itu. Sama seperti ketika billboard Grace Natalia terpasang di Bali beberapa waktu lalu, yang dia sendiri tidak tahu siapa pemasangnya.

“Mungkin saja ada donatur atau relawan Grace yang pasang. Begini saja, sekelas Sekjen tidak etis mengomentari pemasangan baliho di level provinsi, (mengomentari) itu levelnya Pak Koster (sebagai Ketua DPD PDIP Bali,” tutupnya sembari terkekeh. hen

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.