PDIP Nilai Efisien, Nasdem Sebut Mudah Diingat, Nomor Urut Lama Mudahkan Sosialisasi Parpol

GAMBAR parpol peserta Pemilu 2024 berikut nomor urutnya. Foto: ist

DENPASAR – Kehadiran Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Pemilu, Senin (12/12/2022) memberi ruang lebih kepada parpol yang punya kursi di parlemen saat ini soal nomor urut untuk mengikuti Pemilu 2024.

Perppu Pemilu mengubah bunyi Pasal 179 ayat (3), yang intinya parpol yang memenuhi ketentuan ambang batas perolehan suara secara nasional (parliamentary threshold), atau memiliki wakil di DPR RI saat ini, boleh menggunakan nomor urut yang dipakai pada Pemilu 2019.

Read More

KPU RI resmi menetapkan nomor urut parpol peserta Pemilu 2024, Rabu (14/12/2022) malam. Delapan parpol di parlemen memilih menggunakan nomor urut lama, sedangkan sembilan parpol mendapat nomor urut baru lewat pengundian nomor urut yang dilangsungkan KPU sebelum pengumuman.

“Menetapkan nomor urut partai politik peserta pemilihan umum anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah,” kata Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari, di Kantor KPU, Jakarta Pusat seperti dikutip dari beritasatu.com edisi Rabu (14/12/2022).

Delapan partai yang tetap memilih menggunakan nomor urut lama yakni PKB, Partai Gerindra, PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Nasdem, PKS, PAN, dan Partai Demokrat. Sementara PPP memilih mendapat nomor urut baru dengan mengikuti pengundian bersama 8 partai politik nonparlemen lainnya.

Sekretaris DPD PDIP Bali, IGN Jaya Negara, yang dimintai komentar terkait kelebihan tetap memakai nomor urut 3 seperti Pemilu 2019, berujar nomor 3 sudah melekat di benak masyarakat.

Secara filosofis, angka 3 juga memiliki nilai spiritual tinggi di Bali. Antara lain warga Bali memiliki ajaran agama bernama Tri Kaya Parisudha (tiga perbuatan yang disucikan). Pula ajaran Tri Murti (tiga dewa utama yang disucikan).

“Selain itu tidak perlu buat bendera lagi dengan nomor yang lain. Jadi hemat kadernya,” jawabnya via percakapan Whatsapp sembari memberi emoticon orang berkacamata, tanda percaya diri, Kamis (15/12/2022).

Di kesempatan terpisah, Wakil Sekretaris Bidang Kebijakan Publik & Isu Strategis DPW Partai NasDem Bali, Luh Putu Nopi Seri Jayanti, juga mengaku ada kelebihan memakai nomor urut 5, sama dengan saat mengikuti Pemilu 2019.

Yang paling utama tentu Nasdem sudah dikenal dengan nomor urut 5. Karena nomor urutnya sama, jadi ketika turun sosialisasi ke masyarakat jadi lebih enak. “Mereka nggak bingung, dan lebih gampang (mengingat). Apalagi di Indonesia nomor 5 identik dengan 5 sila Pancasila,” jelas politisi asal Buleleng ini.

Disinggung soal lebih efisien memakai nomor urut lama dalam membuat atribut partai, Nopi menepisnya. Menurutnya, berubah atau tetap nomor urut, tetap saja sosialisasi butuh anggaran. Dia menekankan keuntungan memakai nomor lama lebih pada masyarakat tidak bingung, karena sudah terbiasa dengan nomor urut 5.

Lagi pula tidak hanya Nasdem yang tidak ganti nomor agar mudah dikenali publik, selain juga aturan mengizinkan. “Kenapa harus diubah jika dibolehkan? Menurut KPU partai yang sudah melewati PT boleh menggunakan nomor yang sama dengan Pemilu 2019. Sesederhana itu sih,” pungkasnya. hen

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.