Asian Games 2026: Gede Agastya dan Made Sastra Gagal Sumbangkan Medali

JUDOKA I Made Sastra Dharma (kiri) melakukan kuncian saat bertarung melawan wakil Thailand Wei Puyang pada final kelas 81-90 kg putra SEA Games 2025 Thailand di Auditorium Rajamangala University of Technology Thanyaburi, Pathum Thani, Thailand, Sabtu (13/12/2025). Made Sastra meraih emas setelah menang 1-0 atas Wei Puyang. foto: ist

POSMERDEKA.COM – Dua pejudo Bali, I Gede Agastya Darma Wardana dan I Made Sastra Dharma, gagal menyumbangkan medali untuk kontingen Indonesia dari cabang judo, setelah keduanya mengalami kekalahan di Aichi International Arena, Jepang, Jumat (2/10/2026).

Judoka I Gede Agastya Darma Wardana gagal menembus babak perempatfinal kelas +100 kilogram, setelah kalah pada babak 16 besar melawan judoka dari Kazakhstan Yerassyl Kazhybayev

Read More

Berdasarkan statistik penyelenggara yang dilansir posmerdeka.com dari antaranews, wakil Merah Putih itu harus mengakhiri perjuangannya seusai Kazhybayev mencatatkan kemenangan melalui ippon.

Ippon merupakan kemenangan penuh dalam judo yang langsung mengakhiri pertandingan. Hasil tersebut membuat Kazhybayev berhak melaju ke perempatfinal, sedangkan I Gede Agastya tersingkir dari persaingan nomor +100 kg putra.

Dalam pertandingan tersebut, kedua judoka bertarung untuk memperebutkan tempat di delapanbesar. Kazhybayev mampu menghasilkan teknik yang dinilai sebagai ippon oleh wasit sehingga pertandingan berakhir sebelum waktu normal selesai.

Sementara Gede Agastya sempat membuat 1 shido dalam pertandingan babak 16 besar putra tersebut, sebelum akhirnya kalah lewat ippon oleh lawan. Dengan hasil itu, dia mengakhiri kiprahnya pada nomor +100 kg, sedangkan Kazhybayev melanjutkan persaingan ke perempat final guna melawan atlet asal Mongolia Gonchigsuren Batkhuyag.

Sebelumnya, judoka Made Sastra Dharma, juga gagal menembus perempatfinal kelas -90 kg, setelah kalah melawan atlet dari Korea Morea Selatan Kim Jong-hoon. Made Sastra harus mengakhiri perjuangannya pada babak 16 besar setelah Kim mencatatkan kemenangan melalui ippon.

Dalam pertandingan tersebut, kedua judoka bertarung untuk memperebutkan tempat di delapan besar. Jong-hoon mampu menghasilkan teknik yang dinilai sebagai ippon oleh wasit Ramzi Shamirov asal India, sehingga pertandingan berakhir sebelum waktu normal selesai.

Sementara I Made Sastra tidak mendapatkan angka dalam pertandingan babak 16 besar putra tersebut dan harus menerima kekalahan. Dengan hasil itu, dia mengakhiri kiprahnya pada kelas -90 kg, sedangkan Jong-hoon melanjutkan persaingan ke perempatfinal guna melawan atlet asal China, Qi Han. yes

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.