PAUD Jadi Pondasi Dasar Pendidikan Karakter Anak

  • Whatsapp
BUNDA PAUD Provinsi Bali, Putri Suastini Koster. Foto: ist
BUNDA PAUD Provinsi Bali, Putri Suastini Koster. Foto: ist

DENPASAR – Bunda PAUD Provinsi Bali, Putri Suastini Koster, mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendidik generasi muda dengan baik dan seksama, khususnya pada penanaman budi pekerti dan etika sejak dini. Mengingat, generasi yang tumbuh dengan baik akan terlihat dari penanaman pondasi pendidikan yang didapat sejak kecil. Hal ini disampaikan Putri Koster saat membuka seminar daring pada serangkaian peringatan HUT IGTKI ke-70, di mini studio Disdikpora Provinsi Bali.

Menurutnya, guru PAUD dan TK memiliki tugas dalam mendidik karakter dan budi pekerti usia dini. Selain itu, mereka juga harus mampu menguasai dan memanfaatkan teknologi, agar pendidikan terhadap anak-anak generasi Z dilakukan dengan menjadi teman sekaligus pendidik karakter yang berlandasan budi pekerti, supaya pendidikan yang dimiliki nantinya akan berguna untuk bangsa dan negaranya.

Bacaan Lainnya

“Ketika orang tua dan guru itu lalai dalam mendidik, maka generasi muda itupun nanti tumbuh menjadi generasi yang pintar dalam menguasai ilmu pengetahuan. Akan tetapi, mereka tumbuh tidak dengan rasa hormat terhadap catur gurunya (guru rupaka/ orangtua, guru pengajian/ guru di sekolah, guru wisesa/ pemerintah dan swadiaya/ sang pencipta), sehingga pihaknya meminta agar penanaman karakter yang berkepribadian kuat ditanamkan sejak dini oleh para guru PAUD dan TK,’’ ujarnya.

Baca juga :  Jual Produk Paket Harga Murah, Bulog Bali Siap Layani Kebutuhan Desa Adat

‘’Layaknya pohon besar, dia tidak akan berguna sebagai pelindung tumbuhan di sekitarnya apabila dia hanya mampu tumbuh tanpa membekali diri dengan karakter dan ilmu pengetahuan, dan jangan sampai kita dikuasai oleh teknologi. Di sinilah peran guru untuk menanamkan kemampuan memilah bagi generasi muda agar tidak terjerumus ke dalam hal buruk yang menjatuhkan masa depannya. Tanamkan agar mereka mampu menguasai teknologi, agar dunia mampu di gerakkan dengan kecerdasan yang dia miliki,’’ tambah Istri Gubernur Bali Wayan Koster ini.

Sementara jika guru PAUD dan Taman Kanak-kanak mampu menanamkan pondasi pendidikan karakter dan budi pekerti dengan baik, lanjut dia, maka mereka akan tumbuh menjadi generasi yang penuh rasa tanggung jawab, penuh simpati dan empati serta rasa sayang terhadap sesamanya.

Hal senada juga diungkapkan Direktur PAUD Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhamad Hasbi. Menurutnya, Pendidikan Anak Usia Dini lebih menekankan pada penanaman budi pekerti dan karakter untuk menonjolkan kepribadian pada anak-anak. ‘’Dengan demikian di usia mudanya, mereka siap untuk bersaing tidak hanya mengandalkan kepintaran otak dan teknologi saja, namun mereka memiliki kelebihan dalam membangun relasi melalui kepedulian yang kuat terhadap sesama,’’ ucapnya.

Seminar daring ini dihadiri juga oleh Ketua IGTKI Provinsi Bali Tjok Istri Mas Mingguwathini; Kepala Dinas Dikpora Provinsi Bali, KN Boy Jayawibawa dan Ketua PGRI Provinsi Bali, I Komang Arta Saputra. 019

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.