Pasien Positif Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 10 Orang

  • Whatsapp
JURU Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. foto: ist

”GTPP Covid 19 Tekankan Pentingnya Protokol Kesehatan di Masyarakat”

DENPASAR – Setelah sehari sebelumnya mencatatkan jumlah pasien sembuh yang dignifikan, kali ini Kota Denpasar kembali terjadi penambahan kasus positif Covd-19. Dimana, per hari Selasa (16/6/2020) penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat sebanyak 10 orang. Sedangkan pasien sembuh masih nihil.

Secara rinci pasien yang dinyatakan positif Covid-19 yakni seorang laki-laki usia 56 tahun dan laki-laki usia 40 tahun domisili Kelurahan Sesetan, perempuan usia 24 tahun domisili Desa Kesiman Petilan, laki laki usia 71 domisili Desa Dangin Puri Kangin, perempuan usia 17 tahun domisili Desa Pemecutan Kaja, serta tiga orang perempuan masing-masing berusia 29 tahun, 7 tahun dan 5 tahun, serta laki-laki usia 66 dan 29 tahun yang berdomisili di Desa Tegal Kertha.

“Kembali terjadi peningkatan jumlah kasus positif, hari ini sebanyak 10 orang dinyatakan postif Covid-19 di Kota Denpasar akibat transmisi lokal, tentunya ini menjadi perhatian bersama untuk menerapkan protokol kesehatan di masyarakat,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat di wawancarai di ruanganya, Selasa (16/6/2020).

Baca juga :  Tren Kasus Turun, Pangdam IX/Udayana Tegaskan Tetap Waspada, BNI Serahkan Bantuan 1 Unit Ambulans

Lebih lanjut Dewa Rai menjelaskan bahwa kasus penularan covid 19 masih saja terjadi. “Saat ini kasus transmisi lokal menjadi trend yang semakin meningkat, untuk itu perlu kewaspadaan dan kesadaran untuk menerapkan protokol kesehatan lebih disiplin lagi, terlebih lagi kasus saat ini didominasi transmisi lokal,” kata Dewa Rai.

“GTPP Kota Denpasar fokus untuk menemukan kasus, sehingga upaya penanganan dan pencegahan juga dapat dimaksimalkan, kami berusaha untuk menelusuri kasus yang terjadi, sebab kalau tidak terdeteksi, ini bisa jadi ancaman akan penyebaran yang lebih luas dan nantinya bisa lebih membahayakan, namun partisipasi masyarakat untuk ikut mencegah sangat kami harapkan, minimal dengan menerapkan protokol kesehatan yang lebih disiplin,” kata Dewa Rai.

Baca juga :  Bappenas Dukung KPU Terapkan E-Rekap, Bali Jadi Proyek Percontohan

Langkah ini menurut Dewa Rai untuk mempercepat pemutusan penularan covid 19, sehingga nantinya masyarakat bisa lebih cepat produktif dan aman di masa pandemi covid 19. Pihaknya kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan. Peningkatan kasus akibat transmisi lokal belakangan ini menunjukkan tren semakin meningkat. Hal ini memerlukan upaya disiplin dan sungguh-sugguh masyarakat.

Melihat perkembangan kasus ini, Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas. Selain kasus positif, keberadan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracking Tim Gugus Tugas Covid-19 bersama Desa/Lurah juga mengalami peningkatan dan menjadi ancaman penularan baru untuk itu perlu tetap meningkatkan kewaspadaan.

Baca juga :  Rai Mantra Ajak ASN Denpasar Produktif Pulihkan Ekonomi Masyarakat

Secara kumulatif, Dewa Rai menjelaskan kasus Covid-19 di Kota Denpasar sebanyak 211 kasus positif. Rincianya adalah 96 sembuh, 2 orang meninggal dunia, dan 113 orang masih dalam perawatan.

Hasil tracking tim gugus tugas di Kota Denpasar secara kumulatif terdapat status Orang Tanpa Gejala (OTG) 1.160 kasus, namun dinyatakan sehat setelah isolasi mandiri 438, sehingga tersisa 722 OTG.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara akumulatif tercatat 310 kasus, namun sudah menjalani isolasi mandiri dan dinyatakan sehat sebanyak 276, sehingga masih tersisa 34 ODP.

Dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara akumulatif sebanyak 108 kasus, namun 36 orang sudah dinyatakan negatif setelah menjalani Swab Test, sehingga tersisa 72 yang berstatus PDP. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.