Pasang Fiting Lampu, Emanuel Setiawan Tewas Tersengat Listrik

POLISI memang garis polisi di sekitar lokasi Emanuel tewas tersengat arus listrik. Foto: ist
POLISI memang garis polisi di sekitar lokasi Emanuel tewas tersengat arus listrik. Foto: ist

BULELENG – Emanuel Setiawan Kristianto (27), seorang karyawan gudang kopi di Singaraja, tewas tersengat arus listrik saat menyambung kabel untuk memasang fiting lampu di rumah mes karyawan gudang kopi tempatnya bekerja. Kejadiannya pada Minggu (12/12/2021).

Saat itu, korban Emanuel yang tinggal di sebuah rumah mes karyawan gudang kopi milik PT TTH di Jalan Gajah Mada No. 138, Lingkungan Kalibaru, Kelurahan Banjar Jawa, memasang fiting lampu di atas kanopi rumah. Sebelumnya korban sempat naik ke meteran listrik yang sudah dalam posisi off (mati).

Read More

Saat dicek menggunakan tespen oleh korban, ternyata masih ada aliran listrik di kabel. Selanjutnya oleh saksi Ketur Agus Gunarta, korban diingatkan agar tidak melanjutkan pekerjaan memasang fiting kabel.

Peringatan saksi Gunarta ternyata dihiraukan. Korban Emanuel dengan tetap memotong kabel memakai tang. Seketika korban langsung tersengat aliran listrik dan meminta tolong ke temannya yang ada di bawah. Gunarta yang mendengar suara minta tolong, langsung masuk ke rumah untuk mematikan saklar.

Selanjutnya saksi membantu menurunkan korban dari atas atap kanopi dan langsung membawa ke RSUD Buleleng untuk mendapatkan penanganan medis. Namun saat dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, pria kelahiran Semarang, Jawa Tengah ini dinyatakan telah meninggal dunia.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya, seizin Kapolres Buleleng, mengatakan, peristiwa tersebut masih ditangani oleh SPKT Polres Buleleng. Ada beberapa orang saksi  domintai keterangan. ‘’Dari hasil pemeriksaan medis, korban meninggal akibat tersengat aliran listrik,’’ terangnya.

Jenazah korban Emanuel masih dititipkan di RSUD Buleleng. Rencananya jenazah korban akan dibawa ke rumah asalnya di Desa Karangrejo, Kecamatan Gajah Mungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah oleh perusahaan tempat korban bekerja. Pengantaran jenazah akan menggunakan ambulans milik Yayasan Muhammadiyah Buleleng. rik

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.