Pariwisata Bali Mulai Menggeliat, Sehari Kedatangan 2.000 Turis

ILUSTRASI kedatangan penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai. foto: ist

DENPASAR – Pariwisata Bali mulai menggeliat. Kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali per hari telah mencapai 2.000 orang lebih per hari. Bahkan mendekati 2.500 orang dalam seharii. Hal itu tidak terlepas dari kepercayaan dunia internasional bahwa Pulau Seribu Pura ini telah aman dan nyaman untuk dikunjungi.

Wisatawan yang datang itu sangat rindu Bali, karena selama lebih dari dua tahun tidak bisa ke mana-mana, sehingga mereka ingin menikmati keindahan dan keragaman budaya yang disajikan di Pulau Dewata ini.

Bacaan Lainnya

Dalam catatan sejarah, Wakil Gubernur (Wagub) Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menyampaikan bahwa wisatawan mulai datang ke Bali pada tahun 1924. Pariwisata berkembang secara sporadis.

“Pariwisata Bali saat ini mengalami transformasi dari mass tourism menuju pariwisata berbasis ekonomi kreatif. Kita melihat, kreativitas di bidang pariwisata sangat dinamis,” ungkapnya, Kamis (28/4/2022).

Ditemui terpisah, Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra mengatakan, lonjakan kedatangan wisatawan itu karena kebijakan pemerintah yang memberikan kelonggaran sehingga memudahkan wisatawan untuk datang dan berlibur ke Bali. “Masyarakat Bali disiplin prokes, sehingga wisatawan berani datang ke Bali,” ujarnya.

Libur Idul Fitri pun diprediksi kunjungan wisatawan khususnya domestik akan meningkat ke Bali. Karena cuti bersama selama 10 hari. “Masyarakat Indonesia sudah dua tahun tidak berkunjung ke Bali, karena sekarang libur panjang maka akan meningkatkan kunjungan ke Bali,” katanya.

Baca juga :  Pohon Tumbang Timpa Gedung TK dan Rumah Warga

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun mengatakan, Bali sudah sangat siap dikunjungi wisatawan.

Berbagai atraksi budaya yang dikemas ke dalam sebuah festival telah siap menyambut kedatangan wisatawan di tahun 2022 ini. Bahkan bagi mereka yang berencana akan berlibur, bisa memilih jadwal yang tepat sesuai dengan keinginan mereka.

Setidaknya terdapat tujuh festival Bali yang lolos masuk ke daftar Kharisma Event Nusantara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2022 yang akan digelar di Bali.

Festival itu yakni Bali Spirit Festival, Pesta Kesenian Bali, Ubud Village Jazz Festival, Sanur Village Festival, Pemuteran Bay Festival, Denpasar Festival, dan Penglipuran Village Festival. “Wisatawan tidak perlu khawatir. Kami sangat siap menyambut kedatangan mereka untuk berlibur,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Tjok Bagus juga mengungkapkan total pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) sejak 3 Februari 2022 sampai dengan 26 April 2022 sebanyak 76.319 orang. Terdiri dari WNA sebanyak 65.709 orang, dan WNI sebanyak 10.610 orang. “Data total penerimaan VoA Dari Tanggal 7 Maret 2022 – 26 April 2022 sebanyak: 44.721 orang,” tandasnya.

Tingkat hunian hotel (occupancy rate hotel) di Bali terus mengalami peningkatan. Saat ini telah mencapai 30 sampai dengan 40 persen. Reservasi secara online pun meningkat, bahkan sudah penuh. Kenaikan sekitar 10 persen dari sebelumnya hanya 10 sampai dengan 20 persen, khususnya memasuki libur panjang Idul Fitri.

Baca juga :  Mobil Tangki Tinja Belum Berfungsi, Ini Penyebabnya

Sekjen PHRI Bali, Perry Markus menuturkan, dirinya sempat mengecek ke beberapa aplikasi penyedia hotel. “Ternyata sudah penuh yang reservasi. Mudah-mudahan mereka datang ke Bali,” harapnya.

Lonjakan kedatangan wisatawan ini bisa di lihat di pintu-pintu masuk Bali, baik melalui bandara maupun pelabuhan Gilimanuk, Padang Bai, Benoa, Celukan Bawang, serta pelabuhan lainnya. “Kalau wisatawan asing, itu bisa dilihat dari catatan Imigrasi,” tandasnya. alt

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.