Pandemi Covid-19, Pengajuan Perizinan di Denpasar Menurun

  • Whatsapp
SUASANA pelayanan perizinan di MPP Sewaka Dharma Kota Denpasar. Foto: ist
SUASANA pelayanan perizinan di MPP Sewaka Dharma Kota Denpasar. Foto: ist

DENPASAR – Pandemi Covid-19 yang mewabah saat ini tidak dapat dipungkiri berpengaruh terhadap kegiatan usaha di Kota Denpasar. Hal ini dapat dilihat dari angka pengurusan izin usaha di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Denpasar yang tahun 2020 tercatat mengalami penurunan dibandingkan tahun 2019 lalu.

Kepala DPMPTSP Kota Denpasar, IB Benny Pidada Rurus, saat dikonfirmasi Minggu (20/12/2020) menjelaskan selama pandemi mewabah sejak Maret 2020, DPMPTSP Kota Denpasar tetap membuka layanan. Namun, pelayanan lebih banyak dengan sistem online(daring) dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) tetap dijaga ketat.

Bacaan Lainnya

Gus Benny mengatakan, sejak Januari hingga pertengahan Desember ini, DPMPTSP Denpasar telah menerima sedikitnya 3.973 pengajuan perizinan. Adapun jumlah tersebut terdiri atas berbagai bidang perizinan, mulai dari sektor pariwisata, sektor perdagangan dan industri, sektor kesehatan, sektor PUPR, sektor pendidikan, sektor koperasi, sektor perikanan, dan lainnya. “Dari keseluruhan pemohon, sebanyak 3.714 yang sudah diterbitkan, sedangkan 259 ditolak lantaran kelengkapan persyaratan kurang lengkap,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa angka ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun 2019 lalu. Pada tahun tersebut terdapat 6.412 pengajuan perizinan. Dari jumlah itu, sebanyak 5.607 berhasil diterbitkan, sedangkan sebanyak 805 lainnya ditolak.

Baca juga :  Dua Tahun Kepemimpinan Gubernur Koster Fokus Selesaikan Perda dan Pergub

Gus Benny menambahkan, dengan masih banyaknya masyarakat Kota Denpasar yang mengajukan perizinan memberikan gambaran bahwa iklim investasi di ibukota Provinsi Bali ini relatif stabil. Diharapkannya, dengan tetap bergeraknya iklim investasi membawa angin segar terhadap pemulihan ekonomi di Kota Denpasar saat pandemi Covid-19 saat ini. “Kami kembali mengingatkan kepada wirausaha Kota Denpasar untuk selalu melengkapi diri dengan perizinan,” ucapnya. rap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.