Pandawa Bangkit Diharapkan Jadi Role Model Kebangkitan Pariwisata di Tengah Pandemi

  • Whatsapp
PEMBUKAAN acara pandawa bangkit yang dihadiri oleh Plt Kadisparda Badung. Foto: ist
PEMBUKAAN acara pandawa bangkit yang dihadiri oleh Plt Kadisparda Badung. Foto: ist

MANGUPURA – Semangat untuk bangkit dari keterpurukan akibat dampak pandemi Covid-19, tunjukan oleh Desa Kutuh melalui kegiatan ‘Pandawa Bangkit’. Kegiatan yang dibuka secara resmi pada Jumat (25/12/2020) itu merupakan bentuk promosi Desa Kutuh secara digital dan virtual.

Wisatawan yang datang diharapkan menjadi ambasador promosi secara langsung melalui medsos pribadinya, sedangkan yang tidak datang diajak menonton update perkembangan pantai Pandawa melalui secara virtual.  Acara tersebut dilaksanakan mengacu pada protokol kesehatan CHSE dan SE Gubernur Bali No. 2021 tahun 2020.

Bacaan Lainnya

Ketua panitia Pandawa Bangkit, Wayan Duarta, menerangkan, acara tersebut merupakan upaya menggerakan perekonomian masyarakat sekaligus upaya promosi dalam menggeliatkan kembaku kunjungan wisatawan ke pantai Pandawa.

Sejak dibukanya pariwisata Bali untuk kunjungan domestik pada bulan Juli lalu, pihaknya mengaku sudah menyiapkan diri dalam konsep new normal yang dianjurkan pemerintah. Dimana semua kelengkapan prokes pencegahan Covid-19 sudah diimplementasikan dengan baik, sehingga pantai Pandawa berhasil mendapatkan serifikat new normal kabupaten badung dan sertifikat Prokes CHSE dari Kemenpar.

“Sebenarnya saat akhir tahun seperti sekarang ini, kami mempunyai Festival Pandawa yang biasanya kami gelar. Namun karena kondisi saat ini pandemi Covid-19, jadi ini kita patut jaga dengan baik. Karena itu kami gelar kegiatan pandawa bangkit sebagai upaya promosi dalam menggeliatkan kembali kunjungan wisata dan memberdayakan perekonomian masyarakat,”terangnya.

Baca juga :  Lima Hari OPL 2020, Polres Bangli Tindak 146 Pelanggar

Menurutnya, imbauan pemerintah dalam upaya memutus mata rantai persebaran Covid-19, bukanlah berarti semata-mata semua orang harus diam dalam situasi pandemi. Sebab tidak ada imbauan pemerintah yang menyatakan menutup destinasi wisata.

Karena itulah pihaknya senantiasa berpegang teguh terhadap imbauan tersebut, namun tetap berupaya berinovasi dalam menggeliatkan sektor pariwisata. Salah satunya melalui kegiatan pandawa bangkit yang merupakan wahana promosi dan pemberdayaan masyarakat.

Hal itu dirasa sangat penting dilakukan, sebab persaingan destinasi wisata sangatlah ketat. “DTW Pantai Pandawa yang sudah tumbuh berkembang ini ibarat orang cantik. Kalau sudah cantik tapi tidak ada orang yang tahu, maka tidak ada orang melirik,” ucapnya.

Promosi bagi destinasi wisata diakuinya sangat diperlukan bagi Pandawa, bukan semata hanya tentang pantai semata, melainkan juga kegiatan yang sifatnya untuk mendorong promosi.

Karena itulah selain hiburan seni dan budaya yang disajikan dalam kegiatan pandawa bangkit, pihaknya juga melakukan pengembangan secara fisik, seperti meresmikan ikon patung Gatot Kaca dan rencana pembukaan pantai Tim Bis.

 “Kami harap ketika pariwisata kembali pulih, wisatawan bisa langsung datang ke pandawa. Semoga nanti kunjungan wisatawan bisa tembus maksimal 50 ribu pengunjung saat pandawa bangkit,”harapnya.

Bendesa Kutuh, Nyoman Mesir menyampaikan melalui acara Pandawa Bangkit, pihaknya berharap kehadiran wisatawan nantinya bisa kembali menggeliatkan sektor pariwisata di Kutuh dan memberikan nilai positif bagi perkembangan pantai Pandawa yang terdampak Covid-19.

Baca juga :  Gugus Tugas Nasional Luncurkan Mesin Deteksi Covid-19

Dipastikannya, acara pandawa bangkit hanya dilaksanakan pada siang hari semata. Selain itu dalan pergantian tahun nantinya, pihaknya juga tidak melaksanakan kegiatan seperti tahun sebelumnya saat menggelar Festival Pandawa.

Sementara Asisten III Setda Badung yang sekaligus Plt Kadisparda Badung, Cokorda Raka Darmawan menilai apa yang dilakukan desa Kutuh merupakan hal yang luar biasa.

Pihaknya berharap melalui upaya itu desa Kutuh dapat menambah daya tarik pariwisatanya, tentunya dengan pengelolaan yang sebaik-baiknya dan disesuaikan dengan estetika maupun regulasi yang ada.

Dalam sambutan Bupati Badung yang dibacakannya, Bupati Nyoman Giri Prasta diakuinya menyambut dan mengapresiasi kegiatan pandawa bangkit, karena dipandang sebagai wujud konkrit prakarsa dan partisipasi masyarakat dalam upaya membangkitkan kembali kegiatan kepariwisataan pada destinasi Pantai Pandawa Kutuh.

Dalam kesempatan itu Giri prasta juga meminta kepada masyarakat maupun pelaku usaha pariwisata, untuk senantiasa disiplin mematuhi dan mengikuti standar protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah, demi menciptakan suasana nyaman, aman dan sehat dalam berwisata.”Kami berterimakasih kepada semua pihak yang telah berkeja keras dan berupaya kembali menghidupkan dan menggiatkan sektor pariwisata di pantai Pandawa ini,” terangnya. gay

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.