Pakai Narkoba, Guru dan Kadus Ditangkap

POLRES Gianyar saat merilis 8 tersangka narkoba dan barang bukti. Foto: ist

GIANYAR – Selama bulan Februari, Satuan Reserse Narkoba Gianyar menangkap delapan orang penyalahguna narkotika. Dari delapan tersangka, ada yang berstatus guru SD dan kepala dusun.

Kasat Reserse Narkoba Polres Gianyar, AKP IGN Winangun, Jumat (10/3/2023) mengungkapkan, Toni Yulianto (36), ASN guru salah satu sekolah dasar di Gianyar, ditangkap di Jalan Bhayangkara, Gianyar saat hendak mengambil sabu-sabu pesanannya. Bersama Toni, polisi juga menangkap Wawan Peliana (33), residivis kasus narkoba yang tinggal di Tegallalang.

Read More

“Dari penangkapan guru dan jaringannya ini, kami amankan satu sabu-sabu seberat 1,16 gram. Ini tentu memprihatinkan karena narkotika sudah merambah ke warga sekolah,” sesal Winangun.

Tersangka lainnya adalah I Kadek Dwiyan (36), kepala dusun di wilayah Buleleng. Alih-alih jadi teladan, sebagai aparatur desa malah jadi pemakai narkotika. “Kadus ini kami sanggong di Batubulan usai mengambil sabu-sabu pesanannya,” sambung Winangun.

Dari pengungkapan para tersangka ini, dia mengakui sebagian besar di daerah Sukawati. Wilayah ini dinilai strategis sebagai alternatif tempat bertransaksi lintas kabupaten. Yang diringkus di wilayah Sukawati yakni El Roy Kristian (30) asal Kerobokan, Radial Dwinata (30) asal Lumajang, Selamet Riadi (36) bersama pacarnya, Deva Destiani (19) asal Banyuwangi. Semua tersangka disanggong di wilayah Sukawati.

Titi Indrayati (27), pemandu lagu asal Indramayu, Jawa barat, menuai sorotan kamera awak media lantaran gayanya. Tersangka dengan barang bukti 1,36 gram sabu-sabu ini mengaku mengonsumsi narkotika sejak lama. “Dengan konsumsi sabu-sabu, saya jadi fit melayani tamu-tamu,” ungkapnya.

Dari pengungkapan ini, Winangun berharap semua pihak meningkatkan kepedulian lingkungan dan bersama-sama memerangi narkotika. Karena semua lini, dan peredaran sudah sampai ke lingkungan sekolah dan aparatur desa. “Blusukan para jejaring narkotika ini sudah sangat mengkhawatirkan. Mohon masyarakat lindungi dan jauhkan generasinya dari zat perusak masa depan ini,” pesannya. adi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.