OSIS SMPN 3 Denpasar Peduli, Berbagi Sembako untuk Warga Terdampak Pandemi

  • Whatsapp
PLT. Kadisdikpora Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya; bersama Kasek Wayan Murdana; Ketua Komite I Nyoman Badra, dan Perbekel Ketut Sulatra, menyerahkan sembako kepada warga Desa Dangin Puri Kangin. Foto: tra
PLT. Kadisdikpora Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya; bersama Kasek Wayan Murdana; Ketua Komite I Nyoman Badra, dan Perbekel Ketut Sulatra, menyerahkan sembako kepada warga Desa Dangin Puri Kangin. Foto: tra

DENPASAR – Pandemi virus Corona (Covid-19) berdampak pada semua lini kehidupan termasuk sosial, budaya, ekonomi, dan pendidikan. Terutama masyarakat ekonomi menengah ke bawah, sangat merasakan dampak bencana non alam ini seperti kehilangan pekerjaan karena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Seperti yang dilakukan OSIS dan PMR SMPN 3 Denpasar. OSIS sekolah ini bergotong royong mengumpulkan punia dari orang tua siswa yang mampu. Hasil dari gotong royong itu kemudian diserahkan berupa bantuan paket sembako bagi warga Desa Dangin Puri Kangin, dan warga internal sekolah yang terdampak pandemi, seperti petugas kebersihan dan satpam.

Bacaan Lainnya

Paket sembako berisi 5 kg beras, 10 bungkus mi instan, 1 boks masker, 1 liter minyak goreng, dan 1 kg gula pasir. Selain itu juga diserahkan tiga buah smartphone pada tiga siswa SMPN 3 Denpasar yang terhambat selama pembelajaran daring.

Bantuan tersebut diserahkan Kepala SMPN 3 Denpasar, I Wayan Murdana, S.Pd., M.Psi., kepada Perbekel Desa Dangin Puri Kangin, I Wayan Sulatra, ST., disaksikan Ketua Komite SMPN 3 Denpasar, I Nyoman Badra; dan Plt. Kadisdikpora Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, Jumat (27/8/2021) di SMPN 3 Denpasar.

Baca juga :  Ratusan Juta Benih Bandeng Diekspor ke Filipina

Ketua OSIS SMPN 3 Denpasar, Nurani Aprilia Elasti, mengatakan, bakti sosial yang merupakan salah satu program kerja OSIS dan dibantu PMR SMPN 3 Denpasar ini, dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI. Penggalangan dana secara sukarela ini dilakukan pada saat pelaksaan vaksinasi Covid-19 di sekolah dengan membuka posko bantuan, dan terkumpul punia sebesar Rp19 juta lebih. Punia ini kemudian dibelikan sembako pada UMKM di lingkungan Desa Dangin Puri Kangin.

Ketua OSIS SMPN 3 Denpasar, Nurani Aprilia Elasti, mengatakan, merasa bahagia, terharu, dan bersyukur karena masih diberi kesempatan meringankan beban membantu masyarakat yang terdampak Covid-19. Sekaligus belajar mengamalkan nilai kepedulian kepada sesama yang telah dipelajari di sekolah.

‘’Semoga bantuan kecil ini mampu membuat mereka tersenyum dan semakin bersemangat bekerja di era kenormalan baru, berjuang untuk keluarga dan kelangsungan hidup mereka,’’ ucapnya.

Kepala SMPN 3 Denpasar, Wayan Murdana, membenarkan bakti sosial ini adalah salah satu program OSIS. Menurut dia, aksi peduli sosial OSIS sangat positif dan disinergikan dengan program sekolah dan desa. Selain mengasah kepekaan sosial siswa, bantuan 78 paket sembako ini bisa membantu warga Desa Dangin Puri Kangin yang terdampak Covid-19.

Ia menilai bukan jumlahnya yang ditonjolkan melainkan tertanam nilai-nilai kemanusiaan di kalangan siswa. Diharapkan sekolah lain juga terus bergerak untuk berpartisipasi dalam mengurangi dampak wabah Covid-19. Dengan begitu terjalin hubungan yang baik antara siswa (sekolah) dengan masyarakat di sekitarnya.

Baca juga :  Buka Denfest ke-13, Menparekraf RI Ajak Masyarakat Survive dalam Seni, Budaya dan Perekomian di Masa Pandemi

Perbekel Desa Dangin Puri Kangin, I Wayan Sulatra, merasa sangat terbantu dengan bantuan OSIS SMPN 3 Denpasar. Dia berharap sekolah di lingkungan Desa Dangin Puri Kangin mengikuti langkah tersebut, sehingga semua warga Desa Dangin Puri Kangin yang terdampak Covid-19 merata menerima bantuan.

Ia juga mengapresiasi bantuan paket sembako yang dibagikan OSIS SMPN 3 Denpasar ini dibeli di UMKM di lingkungan Desa Dangin Puri Kangin. Dengan begitu, sekaligus menghidupkan UMKM di tengah pandemi.

Sementara Ketua Komite SMPN 3 Denpasar, Nyoman Badra, menyatakan sekalipun nilainya kecil dan sedikit, dia mengaku bangga ide anak-anak Spentri ini luar biasa peduli membantu warga terdampak Covid-19. Inilah yang ia sebut sinergitas dan menyamabraya. Kegiatan positif ini juga diapresiasi Plt. Kadisdikpora Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, karena sampai saat ini konsep menyamabraya yang dikampanyekan Wali Kota Denpasar direspons positif warga sekolah. Hingga kini tercatat 65 sekolah mulai dari SD, SMP, SMA/SMK baik negeri dan swasta sudah menjalankan tugas mulia kemanusiaan. Termasuk jajaran PGRI Kota Denpasar dan cabang sudah bergerak berbagi dengan sesama terdampak pandemi Covid-19. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.