Orang Asing Juga Wajib Terapkan Prokes

  • Whatsapp
ANGGOTA Polsek Ubud sosialisasi prokes kepada orang asing yang tinggal di Ubud. Foto: adi
ANGGOTA Polsek Ubud sosialisasi prokes kepada orang asing yang tinggal di Ubud. Foto: adi

GIANYAR – Di kawasan wisata Ubud, Gianyar masih ada orang asing yang tinggal sampai sekarang. Karena itu, dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Bali, Polsek Ubud juga menyosialisasikan penerapan protokol kesehatan (prokes) kepada orang asing agar mereka ikut mematuhi. Hal itu diungkapkan Kapolsek Ubud, AKP Gede Sudyatmaja, Kamis (21/1/2021).

Menurut Kapolsek, anggotanya dari pagi sampai malam turun ke lapangan untuk mengingatkan masyarakat, baik warga lokal maupun wisatawan, agar selalu menerapkan prokes. “Sosialisasi prokes ini menggunakan mobil penerangan keliling,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Dalam upaya penerapan PPKM, terangnya, Polsek Ubud selalu berkoordinasi dengan bendesa, perbekel, kelian adat, TNI, termasuk pecalang. Jika ditemukan kasus pandemi Covid-19, Polsek akan melakukan sosialisasi prokes diikuti penyemprotan disinfektan sampai radius 50 meter dari rumah warga yang terkonfirmasi Covid-19. 

Bhabinkamtibmas bersama anggota lainnya juga terus dioptimalkan melakukan pengawasan penerapan prokes dalam kegiatan adat di masyarakat. Orang asing yang masih tinggal di Ubud selalu diingatkan menerapkan prokes, dengan rajin mencuci tangan, memakai masker, dan selalu menjaga jarak saat keluar rumah. 

Data dari Polsek Ubud, orang asing melapor menetap atau tinggal di Ubud sampai Kamis (21/1/2021) sebanyak 11 orang. Begitu juga dengan hotel maupun akomodasi yang menerima orang asing di Ubud, diwajibkan melaporkan tamunya ke Polsek. “Ini untuk memudahkan pengawasan atau penanganan tindakan kejahatan yang melibatkan orang asing sebagai pelaku atau korban,” ungkapnya.

Baca juga :  Tes Cepat Ratusan PPDP di Karangasem Nonreaktif

Kapolsek menambahkan, pelanggaran yang selama ini dilakukan orang asing di Ubud kebanyakan mabuk-mabukan, ada juga yang tidak membayar sewa kamar hotel. “Orang asing yang mabuk akan diamankan dan dikembalikan ke hotel, sedangkan yang tidak membayar sewa kamar diselesaikan secara kekeluargaan dengan pengelola hotel,” pungkasnya. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.