Optimalkan Penerapan PPKM Darurat, Taman Desa Budaya Kertalangu Ditutup Sementara

  • Whatsapp
CAMAT Dentim, I Wayan Herman; Kapolsek Dentim, Tri Joko Widianto; Danramil Dentim serta anggota satgas melaksanakan pemantauan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di kawasan Desa Kesiman Kertalangu, Minggu (4/7/2021). Foto: ist
CAMAT Dentim, I Wayan Herman; Kapolsek Dentim, Tri Joko Widianto; Danramil Dentim serta anggota satgas melaksanakan pemantauan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di kawasan Desa Kesiman Kertalangu, Minggu (4/7/2021). Foto: ist

DENPASAR – Aparat Desa Kesiman Kertalangu melaksanakan pemantauan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di kawasan Desa Kesiman Kertalangu, Minggu (4/7/2021). Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Dentim, I Wayan Herman; Kapolsek Dentim, Tri Joko Widianto;, Danramil Dentim serta anggota satgas setempat lainnya.

Perbekel Desa Kesiman Kertalangu, Made Suena, mengatakan, kegiatan ini cenderung lebih mengedukasi kepada para pelaku usaha dan masyarakat agar tidak menerima pelanggan yang makan di tempat sehingga tidak menyebabkan keramaian. Selain itu juga kami turut mengimbau agar menuruti jam tutup usaha pada pukul 20.00.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut dikatakannya, selain itu dalam giat pemantauan kali ini juga dilaksanakan penyemprotan desinfektan di kawasan Desa Budaya Kertalangu. ‘’Kami juga mengimbau untuk menutup sementara kawasan wisata Kertalangu dan kawasan wisata lainnya yang berada di wilayah tersebut sehingga mengurangi aktivitas masyarakat yang menyebabkan keramaian,’’ ujarnya.

Kegiatan pemantauan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat ini dilaksanakan khususnya pada malam hari, sehingga dapat mengoptimalkan pelaksanaan PPKM, dan dapat menekan angka penyebaran virus yang lebih meluas di Desa Kertalangu khususnya dan di kota Denpasar. ‘’Kami berharap agar masyarakat dapat berkerjasama untuk bersama-sama mengendalikan penyebaran virus ini dengan cara menaati anjuran pemerintah, baik itu menaati prokes dan menghindari keramaian. Karena kegiatan ini tidak semata-mata untuk membatasi mobilitas masyarakat, namun lebih kepada melindungi sehingga kita semua terhindar dari serangan virus Covid-19,’’ kata Made Suena.

Baca juga :  Kompensasi Ditunda, Pemilik Lahan di Ceking Pasang Cermin

Selebihnya dikatakan Made Suena, dalam mencegah penyebaran virus ini Pemerintah Desa Kesiman Kertalangu sudah pasti akan menuruti aturan atau arahan dari pemerintah kota maupun pusat, sehingga lebih mengoptimalkan pencegahan penularan virus yang lebih meluas di masyarakat. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.