Operasional Disiapkan Anggaran Rp2,7 Miliar, Bupati Mahayastra Serahkan SK SMPN 4 Ubud

BUPATI Gianyar, I Made Mahayastra, menyerahkan SK SMP Negeri 4 Ubud kepada Bendesa Desa Pakraman Peliatan. Foto: ist

GIANYAR – Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, menyerahkan SK SMP Negeri 4 Ubud kepada Bendesa Pakraman Peliatan, Selasa (24/1/2023) di Pura Dalem Gede Peliatan. SMPN 4 Ubud merupakan peralihan dari SMP PGRI Ubud.

Peralihan dilaksanakan mengingat beberapa tahun belakangan terjadi peningkatan keinginan siswa dan orangtua siswa untuk menyekolahkan anaknya di sekolah negeri.

Bacaan Lainnya

“Dari tahun ke tahun sangat jarang ada siswa yang mau sekolah di sekolah swasta, berbeda dengan saat tahun 90-an di mana sekolah swasta sangat bergengsi. Maka dari itu, dengan permintaan dari desa adat, Pemkab Gianyar siap memfasilitasi dan memberi kualitas pendidikan yang baik,” beber Bupati asal Payangan tersebut.

“Dulu banyak sekolah swasta menjadi favorit. Yang sekarang tidak menjadi pilihan, karena tidak bisa menjaga kualitas atau ada faktor lain,” imbuh Mahayastra.

Keberadaan SMPN 4 Ubud dinilai akan dapat menampung siswa dari Desa Peliatan dan Desa Mas, yang secara zona lumayan jauh dari SMPN 1 Ubud atau SMP Negeri lainnya di daerah Ubud. Mahayastra juga minta maaf kepada pemilik sekolah swasta, dan mengucap terima kasih atas jasanya dalam memberi pendidikan yang layak kepada siswa.

Dia memuji jasa sekolah swasta sangat besar, karena dulu sebelum pemerintah sanggup mendirikan sekolah negeri, pemerintah minta swasta mendirikan sekolah agar masyarakat bisa mengenyam pendidikan. Tak hanya mengubah status sekolah, Mahayastra juga menyiapkan anggaran Rp2,7 miliar sebagai biaya operasional atau renovasi sekolah.

Baca juga :  Mendagri: Masyarakat Jangan Panik Hadapi Isu Virus Corona

Mengingat ada investasi dari desa adat, Mahayastra mengajak bendesa dan tokoh masyarakat untuk membicarakan lebih lanjut agar tercipta kerjasama yang harmonis. Pada kesempatan itu, Mahayastra juga menyerahkan bantuan kepada Banjar Kalah Peliatan untuk penyelesaian akhir balai banjar. Pun bantuan untuk renovasi perantenan di Pura Dalem Gede Desa peliatan.

Bendesa Adat Peliatan, Ketut Sandi, mewakili warganya, mengucap terima kasih atas perhatian Bupati. Dalam kurun waktu tiga bulan dari mengajukan ke Bupati, bisa diterbitkan Surat Keputusan Penetapan SMPN 4 Peliatan. “Kami bayangkan ini prosesnya pasti sangat lama. Namun, karena kerja cepat Bupati, ini bisa terwujud dengan cepat,” pujinya.

Sandi menuturkan, saat tahun ajaran baru, banyak warganya susah mendapat sekolah karena jauh dari zona sekolah negeri di daerah Ubud. Dengan adanya sekolah negeri yang baru, Sandi berharap warganya dapat ditampung di sana untuk mendapat pendidikan yang baik.

Usai acara, Mahayastra bersembahyang di Pura Dalem Gede Desa Peliatan, seraya ikut menghias benda sakral di pura ini. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.