Operasi Prokes, Tim Gabungan Yustisi Denpasar Denda 16 Pelanggar

  • Whatsapp
TIM Gabungan Yustisi Denpasar saat memproses salah seorang pelanggar yang kedapatan tidak mengenakan masker di ruang publik. foto: ist

DENPASAR – Dalam upaya pencegahan pengendalian covid 19 dalam tatanan kehidupan baru, Tim Gabungan Yustisi Denpasar yang terdiri dari Satpol PP Kota Denpasar, Dishub, TNI, Polri bersama Tim Penegakan Peraturan Daerah Kota Denpasar kembali melaksanakan operasi penertiban disiplin dan penegakan Hukum Protokol Kesehatan. Minggu (20/9/2020).

Kegiatan yang dipimpin Kasatpol PP Dewa Gede Anom Sayoga berlokasi di Desa Tangtu Denpasar Timur, Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung dan Lapangan Lumintang Denpasar.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut Sayoga mengaku dalam kegiatan tersebut ditemukan 6 orang tidak menggunakan masker dan 4 orang menggunakan masker tapi tidak pada tempatnya yakni di leher.

Bagi 6 orang yang tidak menggunakan masker langsung di denda di tempat sebesar Rp 100 ribu sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 46 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan. Sedangkan 4 orang yang menggunakan masker tapi tidak pada tempatnya diberikan pembinaan.

“Bagi yang tidak menggunakan masker kami langsung memberikan sanksi atau denda di tempat sedangkan 4 orang lagi kami memberikan pembinaan sehingga hal itu tidak diulang kembali,” jelasnya.

Lebih lanjut Sayoga mengaku kegiatan yang sama juga dilaksanakan hari ini Senin (21/9/2020) berlokasi di perempatan Tohpati dan Darmaga Penyeberangan Sanur dan ditemukan 10 orang pelanggar tidak menggunakan masker. Seperti kegiatan sebelumnya 10 orang tersebut juga langsung didenda Rp100 ribu, sehingga total 16 pelanggar kena denda langsung.

Baca juga :  Dinding Underpas Dewa Ruci Tersentuh Grouting

Kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Tempat yang disasar adalah kawasan zona merah dan tempat umum dan objek pariwisata di Kota Denpasar.

Menurutnya kegiatan ini bukan semata mata mencari kesalahan orang namun untuk mengedukasi masyarakat bahwa mengikuti protokol kesehatan itu sangat penting, sehingga penularan covid 19 dapat dicegah. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.