POSMERDEKA.COM, KARANGASEM – Kapolres Karangasem, AKBP I Nengah Sadiarta, memimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Agung 2024 di Lapangan Pesat Gatra Polres Karangasem, Senin (15/7/2024). Operasi ini menyasar agar terjadi tertib dalam berlalu lintas.
Dalam amanatnya, Kapolres menyoroti peningkatan signifikan angka kecelakaan lalu lintas di Bali. Berdasarkan data Ditlantas Polda Bali, sepanjang tahun 2023 terjadi 7.466 kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan 655 korban jiwa. Angka ini meningkat hampir dua kali lipat dari tahun 2022, yang mencatat 3.692 kejadian dengan 508 korban jiwa.
Kapolres juga menyebut ada korelasi antara peningkatan jumlah kecelakaan dengan pelanggaran lalu lintas. Pada tahun 2023 tercatat 177.425 pelanggaran, meningkat 22 persen dari tahun 2022 yang berjumlah 144.841 pelanggaran.
“Operasi Patuh Agung 2024 akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai 15 hingga 28 Juli, dengan melibatkan 1.088 personel. Terdiri dari 263 personel Polda Bali dan 825 personel polres jajaran Polda Bali,” papar Kapolres Sadiarta.
Sasaran prioritas Operasi ini, jelasnya, meliputi pengendara yang menggunakan ponsel saat berkendara, tidak menggunakan helm SNI atau sabuk pengaman, menerobos lampu merah, berkendara dengan kecepatan tinggi, melawan arus, serta wisatawan mancanegara dan domestik yang melakukan pelanggaran lalu lintas.
Operasi Patuh Agung 2024 mengusung tema “Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas” dengan tujuan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, mengurangi kemacetan, dan menurunkan angka pelanggaran.
“Semoga melalui kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi dan menyatukan persepsi dalam rangka meningkatkan ketertiban serta kepatuhan pengguna lalu lintas di wilayah Bali,” harapnya. nad
























