POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Ketua Umum KONI Bali I Gusti Ngurah Oka Darmawan, membuka agenda pemaparan visi dan misi calon ketua umum dan komite eksekutif atau Executive Commite (Exco) Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Bali periode 2025-2029, di ruang rapat KONI Bali, Minggu (8/6/2025).
Oka Darmawan sekaligus juga sebagai panelis bersama Maryoto Subekti (anggota Binpres KONI Bali). Selain itu, ada dua panelis lagi yakni I Nyoman Ambara dan Ketua SIWO/PWI Bali Ida Bagus Made Pasma. Sebagaimana diketahui, Ambara adalah pelatih sekaligus pemerhati sepakbola Bali.
Dua bakal calon ketua umum Asprov PSSI Bali yang akan bertarung head to head, Anak Agung Ngurah Garga Chandra Gupta yang karib disapa Turah Mantri dan I Ketut Suardana (petahana) langsung hadir dalam agenda itu, termasuk sebagian besar calon Exco.
Dalam laporannya, Ketua Komisi Pemulihan (KP) Asprov PSSI Bali, Anak Agung Gede Dalem Suarnata, mengatakan, sebelum agenda pemaparan visi dan misi ini, sudah dilakukan sejumlah tahapan. Mulai dari penyerahan formulir pencalonan yang dimulai awal Maret, lanjut verifikasi dokumen.
”Tapi astungkara, semua calon lolos verifikasi sehingga tidak ada lagi proses pengajuan banding, sidang banding hingga pengumuman hasil sidang banding. Sebulan setelah pemaparan visi dan misi ini, baru dilakukan kongres pemilihan yang dijadwalkan pada 6 Juli,” jelasnya.
Dalam arahannya, Oka Darmawan berharap siapa pun yang terpilih dari kedua calon ketua umum ini, bisa membawa sepakbola Bali ke arah yang lebih maju. ”Jadi setelah penyampaikan visi dan misi dari kedua calon, ada waktu sebulan bagi para votter (pemilih hak suara) untuk menentukan pilihannya,” ujar mantan Ketua Umum Pengprov Perbasi Bali ini.
Setelah acara pembukaan, langsung kepada pokok agenda pemaparan visi dan misi dengan moderator Dewa Made Teges Wirawan. yang juga Sekretaris Umum Asprov PSSI Bali.
Pemaparan langsung dibuka Anak Agung Ngurah Garga Chandra Gupta, dengan nomor urut 1. Selama sekitar 25 menit, mantan Ketua Umum Askot PSSI Denpasar ini meladeni pertanyaan para panelis. Sementara Ketut Suardana mendapat urutan kelima, waktunya juga hampir 25 menit menjawab setiap pertanyaan panelis. yes
























