”Nayaka Prana” Pemkot Denpasar Raih Penghargaan Nasional Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2021

  • Whatsapp
SEKDA Denpasar, IB. Alit Wiradana (kanan) saat menerima penghargaan nasional Top 45 Inovasi Pelayanan Publik yang diserahkan Menpan RB, Tjahjo Kumolo secara daring, Selasa (9/11/2021). foto: ist

DENPASAR – Inovasi Pemkot Denpasar “Nayaka Prana” sukses meraih penghargaan Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tingkat Nasional 2021 dari kelompok umum yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) RI.

Penghargaan ini diserahkan Menteri Pan RB, Tjahjo Kumolo secara daring, Selasa (9/11/2021) yang diterima Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana, didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Denpasar, I Gusti Agung Sri Wetrawati.

Bacaan Lainnya

Hadir juga Kabag Organisasi, IB Alit Adhi Merta serta Kabag Protokol dan Komunikasi, I Dewa Gede Rai melalui virtual meeting di Gedung Sewaka Dharma Lumintang Denpasar.

Sekda Alit Wiradana menyampaikan, penghargaan ini menjadi simbol kuat upaya pemerintah Denpasar untuk menghadirkan kualitas pelayanan publik yang dapat menjawab harapan masyarakat.

“Kedepan seluruh OPD kami dorong untuk dapat membuat inovasi yang memberikan pelayanan publik lebih mudah,cepat, efektif dan efisien kepada masyarakat. Disamping kuantitas, secara kualitas setiap inovasi yang dibuat harus meningkat ,” ujarnya.

Sementara, Kadis P3AP2KB Sri Wetrawati menjelaskan, “Nayaka Prana” merupakan inovasi yang memberikan pelayanan pengaduan kekerasan perempuan dan anak. Lahirnya inovasi ini melihat kendala yang terjadi di masyarakat berkaitan dengan ketersediaan layanan perlindungan perempuan dan anak.

Baca juga :  HMS Nilai Pemerintah Tak Konsisten Soal Larangan Mudik

Disamping itu, kurangnya informasi hak-hak yang dimiliki, sulitnya akses mencapai layanan serta biaya pendampingan dan konsultasi hukum relatif mahal.


Inovasi ini mengimplementasikan layanan yakni pengaduan masyarakat, penjangkauan korban, pengelolaan kasus, penampungan sementara, mediasi, dan pendampingan korban.

Sementara itu, Kabag Organisasi IB Alit Adhi Merta mengatakan bahwa tahun 2021 kembali inovasi Pemkot Denpasar masuk dalam Top 45 KIPP dari Kemenpan RB.

“Tahun ini kita kembali masuk ke TOP 45 mengulang prestasi sama pada tahun 2019 dengan Inovasi Senyum Melia di Tubin,” ujarnya. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.