Musim Hujan, Petani Diminta Atur Pola Tanam

KEPALA Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (PKP) Bangli, I Wayan Sarma. Foto: ist
KEPALA Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (PKP) Bangli, I Wayan Sarma. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, BANGLI — Tanaman pertanian sangat rawan terserang berbagai hama di musim hujan seperti sekarang, lantaran kelembapan terlalu tinggi. Tanaman hortikultura yang paling rawan terserang  penyakit.

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (PKP) Bangli, I Wayan Sarma, Rabu (11/12/2024) mengakui saat musim hujan memang jadi momen penghalang bagi petani dalam memacu produksi.  “Yang paling rawan saat musim hujan ini adalah tanaman hortikultura,” bebernya.

Read More

Menurut Sarma, instansinya melakukan mitigasi kesiapan agar para petani tidak banyak mengalami kerugian saat musim hujan. Di sisi lain, dia percaya para petani juga melakukan antisipasi. Sebab, bulan Desember sampai Januari merupakan siklus tahunan musim hujan.

“Dalam hal ini, pengaturan waktu pola tanam harus diperhatikan. Secara teknis, dalam budidaya, yang mesti dilakukan dimulai dari pengolahan tanah perlu dibuatkan drainase sebagai saluran pembuangan air agar lancar,” katanya.

Untuk tanaman perkebunan, jelasnya, pada musim hujan sangat baik dilakukan pemangkasan. Pemangkasan dilakukan agar tanaman lebih banyak mendapat intensitas sinar matahari sesuai kebutuhan. “Terkait pengobatan, jika terjadi serangan hama penyakit pada tanaman, disarankan menggunakan pestisida nabati,” sarannya.

Disinggung terkait keberadaan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Sarma berujar tupoksi PPL untuk memberi pendampingan, pembinaan dan fasilitasi kepada petani di wilayah binaan. “Keberadaan PPL di kabupaten Bangli sudah cukup, hampir satu desa/kelurahan ada satu PPL,” pungkasnya. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.