Muntra: Ini Halaman Pertama dari Banyak Halaman, Mundur dari Jabatan, Tapi Tetap di Golkar

  • Whatsapp
Wayan Muntra. Foto: ist
Wayan Muntra. Foto: ist

MANGUPURA – Mundurnya Wayan Muntra dari struktur DPD Partai Golkar Bali, menghadirkan sejumlah spekulasi dia akan “pindah perahu” untuk berpolitik. Apalagi pamitnya dia dari jabatan di partai itu jelas disebut karena merasa dizalimi. Akankah Muntra hengkang dari Golkar? “Kalau pindah itu ndaklah,” jawab politisi asal Sawangan, Nusa Dua itu saat dihubungi, Kamis (3/6/2021).

Meski mengklaim tidak keluar dari Golkar, Muntra juga tidak menampik rumor dia didekati partai lain untuk diajak bergabung. Malah, kata dia, tawaran itu lahir ketika dia dicopot dari Ketua DPD Partai Golkar Badung, tahun 2019 lalu. “Saya ingin mengatakan saya masih kader Golkar, walaupun berhenti dari kepengurusan partai. Saya memilih menenangkan diri dulu, fokus mengabdi dengan kegiatan,” ucap notaris dengan sederet jabatan ketua organisasi itu.  

Bacaan Lainnya

Bahwa dia tidak sekalian saja minggat dari Golkar, Muntra beralasan tetap di Golkar atau tidak itu urusan nanti. Dia menilai saat ini persoalan berpolitik hanya terkait kendaraan untuk meraih kekuasaan saja. Kalau lagi butuh, dicari-cari. Jika tidak, diabaikan.

“Saya ini ibarat mobil yang selalu siap jalan, bensinnya ada. Bahwa kemudian tidak bisa jalan, ya karena tidak dirawat,” ucapnya dengan nada kalem, tanpa merinci siapa pihak yang dimaksud tidak merawat itu.

Baca juga :  Tanah Ampo Mulai Dioperasikan sebagai Pelabuhan Pengumpul

Mengenai pernyataan Ketua DPD Partai Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry, yang menyebut dia tidak pernah hadir acara partai meski disurati resmi, Muntra berujar dia tidak pernah menerima surat dimaksud. Selama waktunya ada, dia mendaku bahkan cukup lewat pesan singkat Whatsapp saja dia pasti hadir kegiatan partai. Menurut Muntra, kalau komunikasi bagus bisa saja lewat telepon untuk mengundang.

Kalaupun tidak datang, Muntra beralasan dia memiliki kewajiban juga di organisasi lain. Antara lain di desa adat. Dia menegaskan jelas mengutamakan kewajiban di adat daripada di partai. Namun, dia terkesan menghindar ketika ditanya apakah sesungguhnya dia ada masalah komunikasi dengan Sugawa, sampai-sampai soal tidak hadir di acara partai harus pakai surat. “Jangan tanya saya, tanyakan ke Pak Sugawa,” kelitnya.

Disinggung bahwa dia masih luka akibat “ditinggalkan” Golkar di Pilkada Badung 2020 –meski sebelumnya justru dilamar oleh sesepuh dan elite Golkar, Muntra tidak membantah. Bagi dia, luka semacam itu niscaya tidak bisa hilang; sekadar tidak terlihat saja. Apalagi jika luka itu tidak pernah dirawat.

Ya mungkin saya dianggap pengganggu oleh orang-orang tertentu (di Golkar), bisa saja kan? Makanya lebih baik saya mundur dari jabatan di DPD dan di Bakumham. Kalau tidak dibutuhkan ya selesai. Yang jelas saya lama mengabdi di Golkar, banyak juga sudah saya lakukan untuk Golkar, tapi ya berakhirnya begini,” kisahnya.

Baca juga :  DPMPTSP Rancang Sistem Perizinan Daring Terintegrasi

Apa ini artinya ingin pensiun muda? “Ibarat buku, itu kan terdiri dari banyak halaman. Nah, (sikap) ini halaman pertama dari banyak halaman. Berpolitik itu jangan hanya urusan kekuasaan, tapi juga harus dilaksanakan dengan menjunjung prinsip dan ideologi,” sahutnya menutup obrolan.

Sebelumnya, Rabu (2/6) Muntra memutuskan mundur dari struktur DPD Partai Golkar Bali. Surat pengunduran diri itu disampaikan Sekretaris Semeton Muntra Badung, Wayan Sumantra Karang, ke DPD Partai Golkar Bali. Muntra berujar keputusan itu didukung penuh keluarganya.

Dari catatan yang ada, Muntra termasuk kader Golkar cukup militan dan cukup mengakar di bawah. Dia pernah menjabat Wakil Sekretaris Partai Golkar Badung, Wakil Ketua Bidang OKK Partai Golkar Bali, Ketua DPD Partai Golkar Badung, Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD Partai Golkar Bali, dan Ketua Bakumham Partai Golkar Bali. hen/gay

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.