Munas Kadin Ditunda, Anindya Bakrie Tetap Kunjungi Bali

  • Whatsapp
CAKETUM Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie; bersama Ketua Umum Kadin Bali, I Made Ariandi, dan pengurus Kadin seluruh Indonesia saat mengunjungi Krisna Yuna Art Gallery, Ubud, Gianyar, Kamis (3/6/2021). Foto: ist
CAKETUM Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie; bersama Ketua Umum Kadin Bali, I Made Ariandi, dan pengurus Kadin seluruh Indonesia saat mengunjungi Krisna Yuna Art Gallery, Ubud, Gianyar, Kamis (3/6/2021). Foto: ist

GIANYAR – Meskipun Musyawarah Nasional (Munas) VIII Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) ditunda, namun calon Ketua Umum (Caketum) Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, tetap datang dan mengunjungi Bali. Rombongan pengurus Kadin dari seluruh Indonesia nampak datang penuh antusias dari 20 provinsi se-Indonesia, yang dihadiri langsung oleh Ketum maupun perwakilannya ini, disambut Ketua Umum Kadin Bali, I Made Ariandi.

Kedatangan mereka ternyata untuk mendukung kebangkitan ekonomi pariwisata dan industri kreatif masyarakat Pulau Dewata. Menurut Anin sapa akrabnya, ekonomi Bali memang diperlukan dukungan dari semua pihak agar bisa kembali pulih yang mengandalkan sektor pariwisata, setelah pandemi Covid -19  melumpuhkannya hingga pertumbuhan ekonomi tumbuh minus dua digit.

Bacaan Lainnya

‘’Kami kompak beli gelang bersama sebagai contoh langsung, kalau kita tidak memulai, siapa lagi,’’ ungkap Anindya Bakrie yang juga Presiden Direktur/CEO Indika Energy Tbk, Arsjad Rasjid dan Presiden Direktur PT Bakrie & Brothers Tbk, saat mengunjungi Krisna Yuna Art Gallery, Ubud, Gianyar, Kamis (3/6/2021).

Ia semakin optimistis pariwisata Bali segera bangkit, setelah vaksinasi massal telah tercapai 70 persen, kini baru mencapai sekitar 40 persen. Dengan hal tersebut, dapat meningkatkan kepercayaan calon wisatawan untuk kembali datang ke Bali, mulai dari mendatangkan wisatawan lokal dan nusantara.

Baca juga :  Lebih dari 15 Ribu Pasien Covid-19 Sembuh, Kasus Positif Bertambah 1.017 Orang

Untuk itu, tentunya Musyawarah Nasional Kamar Dagang dan Industri Indonesia ke-8 (Munas Kadin VIII) bisa diselenggarakan tetap di Bali yang mundur ke tanggal 30 Juni 2021 dari 2-4 Juni 2021. Namun prosedur penetapan tetap diserahkan kepada mekanisme organisasi yang rencana diselenggarakan di Kendari.

Apabila Bali dipilih sebagai tuan rumah Munas Kadin VIII, tentunya dapat membantu menggairahkan ekonomi masyarakat Bali. Bali memang siap sebagai daerah untuk perhetalan MICE karena didukung oleh infrastruktur dan SDM yang profesional. Dukungan Munas Kadin VIII di Bali pun disampaikan oleh Ketum Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto; dan Ketum Kadin Papua Barat, Emmanuel Yeno, termasuk Ketum Kadin Bali, I Made Arindi.

Sebagaimana diketahui, perubahan rencana Munas Kadin ini tertuang dalam surat pemberitahuan yang dikeluarkan Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia kepada ketua asosiasi dan anggota luar biasa bertanggal Kamis, 27 Mei 2021. Surat dengan Nomor 405/DP5/V/2021 menyatakan Munas Kadin yang semula akan digelar 2-3 Juni di Nusa Dua, Bali, akan ditunda sampai 30 Juni 2021.

Pro kontra pun bergulir pascapemberitahuan super mendadak itu. Kadin Jatim diketahui berkirim surat ke Kadin Indonesia agar rencana pemindahan lokasi Munas Kadin VIII tidak diteruskan dan pelaksanaannya tetap di Bali sesuai keputusan awal. Diketahui, tidak hanya Kadin Jatim yang tidak setuju pemindahan Munas ke-VIII ke Kendari, melainkan ada sekitar 21 Kadin provinsi lain.

Baca juga :  Medical Tourism, Berobat Sambil Berwisata -RSBM Layani Edukasi Program Bayi Tabung

Sementara itu, Owner Krisna Yuna Art Gallery, Putu Krisna Yuna menyambut baik kedatangan rombongan Kadin Indonesia. Kunjungan tersebut dapat mendatangkan banyak tamu untuk membantu dan memotivasi para penggerak perhiasan perak dan UMKM. nan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.