Muluskan Kaderisasi, Anggota DPRD Cukup Dua Periode

ANGGOTA DPRD Bangli, Gede Tindih. Foto: ist

BANGLI – Anggota DPRD Bangli, Gede Tindih, memiliki pandangan seorang wakil rakyat dalam satu tingkatan (kabupaten/kota) cukup dua kali saja menjabat. Alasannya, dengan dua periode menjabat, para petahana ini sudah tahu mendalam situasi wilayah.

Di samping itu, dengan maksimal dua kali menjabat, akan memberi peluang kepada kader lain. “Sebaliknya, jika tiga apalagi sampai lima kali, tentu akan menyumbat proses kaderisasi,” sebut politisi Partai Nasdem ini, Rabu (5/10/2022).

Read More

Menurut mantan Ketua DPD Nasdem Bangli periode 2014-2021 ini, jika wakil rakyat hanya maju dua kali dalam satu tingkatan, sirkulasi kader dan demokrasi akan berjalan baik. Ketika maju lebih dari dua kali, proses kaderisasi tidak akan berjalan.

Bagi kader baru atau pemula akan sulit bersaing dengan petahana, karena seorang petahana sudah mengantongi modal politik dan sosial. “Tentu sangat sulit bagi kader baru jika harus bersaing dengan seorang petahana, baik finansial maupun basis massa,” urai politisi asal Desa Songan, Kintamani ini.

Lebih jauh disampaikan, agar proses kaderisasi bisa berjalan baik, wakil rakyat yang dua kali menjabat dalam satu tingkatan lebih baik maju ke tingkat lebih tinggi. Maksudnya bersaing memperebutkan kursi untuk tingkat provinsi maupun di Senayan sekalian. ”Jadi anggota Dewan bukanlah sebuah profesi, sangat bijak jika beri ruang pada kader yang lain,” sarannya.

Soal apakah dalam Pileg 2024 akan ikut bertarung, Tindih yang dua kali sebagai anggota DPRD Bangli dari PNI (2004-2009) dan Nasdem (2019-2024), berujar kalau bisa memilih dia ingin istirahat sejenak dari panggung politik.

Namun, bila instruksi partai harus maju, dia mengklaim tidak bisa mengelak di posisi mana pun ditempatkan. “Kalau bisa memilih, kami ingin bertarung di level yang lebih tinggi,” tegas Dewan Pakar DPD Nasdem Bangli ini
.

Ketua DPD Partai Nasdem Bangli, Ketut Guna, pada Pemilu 2024 nanti partainya mengusung target meraih empat kursi dari empat dapil meliputi Dapil Kintamani Timur, Susut, Tembuku dan Bangli. ”Kami tidak mau muluk-muluk, untuk capai target kami harus kerja ekstra keras,” ucapnya kalem.

Disinggung tanggapannya terkait DPP Partai Nasdem mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden, Guna beralasan apa pun keputusan Ketua Umum Surya Paloh, tentu sebagai kader dia harus tunduk dan menghormati. ”Apa pun keputusan induk partai, selaku kader memiliki tanggung jawab moral mengamankan instruksi tersebut,” pungkasnya. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.