Mobilitas Warga Denpasar Turun 10-20 Persen Selama PPKM Darurat

  • Whatsapp
JURU Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. foto: ist

DENPASAR – Selama pelaksanaan PPKM darurat ini, Kota Denpasar mampu menurunkan mobilitas warga antara 10-20 persen. Mobilitas ini bisa diturunkan berkat adanya penyekatan di 11 titik pintu masuk Kota Denpasar.

” Juga adanya penutupan sektor nonesensial dan pembatasan jam operasional hingga pukul 20.00 Wita,” ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Senin (19/7/2021).
 

Bacaan Lainnya

Walaupun ada penurunan mobilitas warga, ternyata kasus positif Covid-19 di Denpasar masih tinggi. Dimana dalam sehari, belakangan ini kasus positif Covid-19 masih berada di angka 300-an lebih, bahkan Senin (19/7/2021) menyentuh angka 400 lebih .

“Memang kasus masih tinggi dan tentu ini menjadi perhatian kita bersama karena masa inkubasinya virus covid-19 lama, bisa sampai 2 minggu, jadi tidak serta-merta kasus langsung turun begitu PPKM darurat diterapkan,” kata Dewa Rai seraya menambahkan, setelah PPKM darurat ini, dua minggu ke depan kasus akan melandai dengan catatan masyarakat tetap disiplin mentaati protokol kesehatan ketat.

Dewa Rai juga menjelaskan, berdasarkan data dan evaluasi yang dilakukan, sebanyak 66 persen kasus positif Covid-19 terjadi pada masyarakat yang belum divaksinasi Covid-19. “Sehingga kami terus menggalakkan pelaksanaan vaksinasi ini agar herd imunity segera terbentuk. Selain itu yang paling penting hindari kerumunan,” harapnya.

Baca juga :  Karangasem Tambah 14 Positif Corona, Dominan Klaster Keluarga

Sementara itu, terkait informasi tentang PPKM darurat setelah tanggal 20 Juli 2021 akan diperpanjang lagi, Dewa Rai mengaku masih menunggu arahan pusat. “Kami menunggu arahan dari pemerintah pusat. Pasti akan ada evaluasi menyeluruh nanti,” pungkasnya. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.