Minyak Jelantah di Denpasar Dibeli Rp5 Ribu/Kg

WAKIL Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, saat menerima audiensi Sinar Bumi Menghijau di Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa (18/5/2021). Foto: ist
WAKIL Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, saat menerima audiensi Sinar Bumi Menghijau di Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa (18/5/2021). Foto: ist

DENPASAR – Perusahaan yang bergerak di bidang lingkungan Sinar Bumi Menghijau siap membeli minyak jelantah milik warga Kota Denpasar senilai Rp5.000 per Kg. Pemilik Sinar Bumi Menghijau, Rai Bagus Mahaputra, mengatakan, minyak goreng bekas pakai atau minyak jelantah memiliki nilai ekonomis karena dapat diolah menjadi bahan bakar biodiesel.

Menurut dia, hal ini juga bertujuan untuk menghindari kerusakan lingkungan jika minyak bekasnya dibuang sembarangan. ‘’Dengan membeli minyak jelantah, kita juga bisa mencegah penyalahgunaan oleh oknum tertentu,” kata dia dalam rilis, Selasa (18/5/2021).

Read More

Menurutnya, minyak jelantah yang dibeli tersebut dikirim ke Kota Surabaya untuk diolah menjadi biodiesel. Selanjutnya, akan diekspor ke Negara Eropa. Dengan begitu dapat meningkatkan nilai ekonomis dari minyak bekas ini, terlebih harga jual bahan baku hampir sama dengan harga solar di Denpasar.

‘’Untuk itu kami memohon bantuan Pemkot Denpasar untuk ikut serta mensosialisasikan kepada masyarakat dan industri penghasil minyak jelantah untuk mengumpulkan di setiap desa/kelurahan. Setelah terkumpul kami akan langsung membelinya. Kami juga menyediakan tabungan untuk minyak jelantah  serupa dengan bank sampah yang telah berjalan di Kota Denpasar,’’ tambahnya.

Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, turut mengapresiasi program ini, karena dinilai sangat bagus termasuk dari ekonomi untuk masyarakat. ‘’Dengan ada yang membeli minyak bekas tersebut, kini masyarakat bisa mengumpulkan dan mendapatkan penghasilan tambahan,” tuturnya.

Lebih lanjut, untuk mendukung kegiatan ini, Pemkot Denpasar akan mengajak masyarakat dan pelaku industri menjual minyak jelantah ke Sinar Bumi Menghijau untuk diolah menjadi biodiesel. ‘’Untuk mempermudah bisa dikumpulkan di setiap banjar, desa/kelurahan di Kota Denpasar,’’ ucapnya memungkasi. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.