Mikrobus Tabrak Xenia, Satu Orang Luka Berat

SALAH satu korban lakalantas di jalan jalur Denpasar-Gilimanuk, di Simpang Tiga Bangkiang Jaran di barat Jembatan Yeh Bakung, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, Senin (30/6/2025), menjalani perawatan di RSUD Tabanan. Foto: ist
SALAH satu korban lakalantas di jalan jalur Denpasar-Gilimanuk, di Simpang Tiga Bangkiang Jaran di barat Jembatan Yeh Bakung, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, Senin (30/6/2025), menjalani perawatan di RSUD Tabanan. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, TABANAN – Mikrobus Isuzu abu-abu nopol N 7605 NN menabrak mobil Xenia hitam DK 1707 JZ, di jalan jalur Denpasar-Gilimanuk, Simpang Tiga Bangkiang Jaran, sebelah barat Jembatan Yeh Bakung, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, Senin (30/6/2025). Dalam peristiwa tersebut, satu orang mengalami luka berat. Lakalantas terjadi sekitar pukul 05.20 Wita.

“Penyebab lakalantas diduga karena pengemudi mikrobus dalam kondisi mengantuk, sehingga laju kendaraan yang dikemudikan keluar jalur, kemudian menabrak Xenia yang melaju dari arah berlawanan,” ungkap Kasihumas Polres Tabanan, Iptu I Gusti Made Berata.

Read More

Mobil Xenia dikemudikan Junaedi (40) asal Jember, Jawa Timur, bersama tiga penumpang dalam keadaan selamat. Namun, satu penumpang atas nama Ruyadi (56) dalam keadaan luka berat, dan kemudian dirujuk ke RSUD Tabanan.

Sementara pengemudi mikrobus, Imam Syafi’i (28) juga asal Jember tapi beralamat di Probolinggo, Jawa Timur, bersama tiga orang penumpang lainya dalam keadaan selamat.

Lebih jauh disampaikan, insiden berawal ketika Xenia melaju dari arah Gilimanuk menuju ke Denpasar. Setiba di TKP, dari arah berlawanan meluncur mikrobus. Pengemudi mikrobus diduga dalam keadaan mengantuk, yang menyebabkan kendaraan tersebut keluar jalur dan menabrak sisi kanan mobil Xenia.

“Dalam kejadian lakalantas ini, satu orang mengalami luka berat, sedangkan kerugian material belum bisa diperkirakan. Kejadian ini sudah dilaporkan ke Unit Laka Satlantas Polres Tabanan,” pungkas Iptu Berata. gap

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.