POSMERDEKA.COM, BANGLI – Ribuan peserta mengikuti pawai obor serangkaian memeriahkan peringatan HUT ke-78 RI di Kabupaten Bangli. Pawai dilepas Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta; didampingi Wakil Bupati I Wayan Diar dan sejumlah undangan, serta para pelajar SD, SMP, SMA/SMK pada Rabu (16/8/2023) petang.
Dari pantauan, ribuan peserta pawai obor tumpah-ruah memenuhi Kota Bangli, petang hingga malam. Situasinya bak menjadikan Kota Bangli lautan api. Tidak kurang dari 3.000 api obor diarak peserta keliling Kota Bangli. Peserta dari berbagai unsur, mulai pelajar SD hingga SMA, pegawai Pemkab Bangli, jajaran TNI/Polri, dan berbagai elemen masyarakat lainnya, diiringi marching band.
Meski melibatkan ribuan peserta, secara umum pelaksanaan pawai obor berlangsung tertib dan lancar. Rute yang dilalui menempuh jarak sekitar 2 km, start di depan Kantor Bupati Bangli menuju arah perempatan Catus Pata, melalui depan Pasar Kidul dan finish di Alun-alun Bangli.
Dalam sambutan sebelum melepas peserta, Sedana Arta mengajak memaknai nyala api obor sebagai upaya membangkitkan kembali dan menggelorakan rasa perjuangan pahlawan pendahulu. Dia juga mengajak masyarakat Bangli bersama-sama melanjutkan perjuangan yang belum selesai.
“Semoga rasa jengah ini akan makin membara untuk menjadikan Kabupaten Bangli melompat lebih tinggi, sejajar dengan kabupaten/kota yang lain, bahkan melebihi. Untuk generasi muda, semoga rasa jengah ini makin menular untuk mengisi hari hari dengan berbuat positif, inovatif, kreatif. Bonus demografi harus dikelola dan diisi sebaik baiknya,” pesannya.
Filosofi api obor, terangnya, adalah seperti matahari yang berlaku adil memberi sinarnya untuk setiap insan manusia. “Obor juga bermakna menyalakan api perjuangan di dada kita masing-masing. Dengan api yang berkobar di dada kita, bersama-sama kita berjalan berjuang dalam membangun bangsa dan negara agar lebih baik ke depan,” ajaknya. gia
























