POSMERDEKA.COM, KARANGASEM – Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Pemkab Karangasem melaksanakan sidak harga barang dan kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Karangsokong Subagan, dan Pasar Timur Amlapura. Sidak dipimpin Bupati I Gede Dana didampingi Sekda I Ketut Sedana Merta, Forkopimda dan para kepala OPD terkait, Jumat (28/7/2023).
Sidak bertujuan mengetahui harga kebutuhan pokok di pasaran, seperti daging ayam, telur, bawang merah, bawang putih, buah-buahan dan sejumlah barang pokok lainnya.
Menurut salah seorang pedagang, Ni Nengah Sukerti Asih, harga barang pokok relatif masih stabil. Hanya saja harga kebutuhan pokok jenis buah-buahan, seperti pisang, harganya masih naik-turun.
Di Pasar Karangsokong, harga pisang mulai mengalami kenaikan. Setandan melejit mencapai Rp17.000 dari sebelumnya hanya Rp8.000. Sementara untuk harga buah buahan impor seperti apel, jeruk dan lainnya masih stabil, paling hanya naik Rp5.000 dari harga biasa. “Kalau dibandingkan Galungan sebelumnya, harga buah-buahan masih stabil,” sebutnya.
Bupati Dana mengatakan, dari hasil sidak diketahui pada umumnya semua harga masih stabil. Ada beberapa buah-buahan yang harganya naik seperti pisang, tapi kenaikannya tidak signifikan.
Untuk harga daging, jelasnya, masih di harga normal. Malah jika dibandingkan dengan Galungan sebelumnya, harga daging babi masih stabil. Galungan sebelumnya, seminggu jelang hari raya bisa mencapai Rp85.000 per/kg, tapi sekarang harga daging babi hanya Rp75.000.
Banyaknya upacara pitra yadnya secara massal, imbuhnya, berdampak terhadap menurunnya permintaan daging babi. Biasanya mendekati Galungan, seminggu sebelum hari raya, semua ke pasar, saat itu baru naik tinggi.
Dia menguraikan, kenaikan harga justru terjadi pada telur yang mencapai Rp52.000 s.d. Rp70.000 /tray. Kenaikan harga telur yang sebelumnya hanya dijual Rp40.000 per tray terjadi hampir sebulan ini. “Sejak awal kami antisipasi, kalau mulai melonjak, langsung adakan rapat karena ada tim,” terangnya.
Seandainya muncul kenaikan harga tinggi, Dana berjanji akan segera melangsungkan operasi pasar seperti yang pernah dilakukan saat Idul Fitri lalu. “Langkah itu efektif menekan harga. Mudah-mudahan harga masih tetap stabil, sehingga masyarakat daya belinya bisa menjangkau dan tidak terjadi keluh-kesah,” pungkasnya. nad























