KARANGASEM – Demi keselamatan mereka sendiri, selain mempertimbangkan kondisi cuaca, para nelayan juga diimbau memperhitungkan jumlah bahan bakar yang dibawa sebelum memutuskan melaut.
Sebab, di Kabupaten Karangasem akhir-akhir ini terjadi dua kali kasus nelayan kehabisan bahan bakar saat melaut.
Berdasarkan data yang ada, nelayan kehabisan bahan bakar yang pertama menimpa nelayan asal Kubu, Karangasem yang terdampar sampai di pesisir Buleleng.
Kasus yang kedua terjadi pada Senin (10/1/2022) yang nelayan asal Manggis, yang terbawa arus hingga perairan selatan Nusa Penida, Klungkung.
Koordinator Pos SAR Karangasem, I Gusti Ngurah Eka Wiadnyana memberi imbauan kepada para nelayan. Bukan hanya persoalan bahan bakar, dia juga mengingatkan agar para nelayan ketika melaut juga membawa alat komunikasi, serta membawa pakaian pelampung demi keselamatan saat melaut.
“Kami sudah imbau agar para nelayan, selain memperhitungkan kondisi cuaca, juga jumlah bahan bakar serta melengkapi diri dengan alat komunikasi seperti HP. Termasuk juga baju pelampung,” ujarnya, Senin (10/1/2022). nad























