Masyarakat Bisa Daftar Vaksinasi di Aplikasi dan Pilih Fasyankes

  • Whatsapp
PELAKSANAAN vaksinasi bagi lansia di Kota Denpasar. Foto: ist
PELAKSANAAN vaksinasi bagi lansia di Kota Denpasar. Foto: ist

DENPASAR – Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Luh Putu Sri Armini, mengajak masyarakat Kota Denpasar menyukseskan program vaksinasi Covid-19. Untuk mengikuti vaksinasi, masyarakat dapat melaksanakan pendaftaran secara langsung di aplikasi www.pedulilindungi.id dengan memilih fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang dikehendaki.

“Ayo kita bersama sukseskan program vaksinasi Covid-19 ini, sehingga penanganan Covid-19 dapat dipercepat dan perekonomian masyarakat dapat segera pulih,” ujar Sri Armini saat dikonfirmasi Senin (15/3/2021).

Bacaan Lainnya

Dia menyampaikan, Pemkot Denpasar sebagai ibu kota Provinsi Bali merupakan simpul pergerakan perekonomian dan berbagai sektor. Karenanya, mobilitas penduduk di kota ini cukup tinggi sehingga percepatan penanganan Covid-19 lewat optimalisasi vaksinasi terus digencarkan.

“Sesuai dengan arahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, kami memaksimalkan program vaksinasi sebagai salah satu upaya percepatan penanganan Covid-19 di Kota Denpasar. Hal tersebut terbukti mampu menurunkan tingkat penularan berdasarkan data harian,” ujar Sri Armini.

Berdasarkan data resmi Dinas Kesehatan Kota Denpasar per Senin (15/3/2021) tercatat sebanyak 39.847 masyarakat Denpasar telah menerima vaksinasi tahap pertama dan tahap kedua. Jumlah tersebut terdiri atas kumulatif petugas medis dan nonmedis sebanyak 16.769 orang, kumulatif pelayanan publik sebanyak 14.049 orang, dan kumulatif lansia sebanyak 9.029 orang.

Baca juga :  Pemprov Bali Bantu 500 ‘’Rapid Test’’ untuk Pemkab Buleleng

Sri Armini mengatakan, lewat vaksinasi dapat mendukung upaya pencegahan penularan Covid-19, lantaran dengan divaksin, imunitas atau antibodi telah terbentuk untuk melawan virus. “Jadi vaksinasi ini bertujuan untuk membentuk imunitas tubuh manusia untuk melawan Covid-19, namun demikian protokol kesehatan tetap wajib diterapkan,” katanya

Sementara itu, perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar, berdasarkan data per Senin (15/3), secara kumulatif kasus positif tercatat 11.490 orang. Angka kesembuhan pasien Covid-19 mencapai 10.646 orang (92,65 persen), meninggal dunia sebanyak 217 orang (1,89 persen), dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 627 orang (5,46 persen).

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, mengajak seluruh masyarakat untuk waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dia menekankan, meski sudah diberikan kelonggaran dalam beraktivitas, penerapan protokol kesehatan merupakan kewajiban. rap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.