POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Program SMPN 3 Denpasar atau beken dengan sebutan Spentri benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan pro lingkungan. Memaknai HUT ke-47, SMPN 3 Denpasar menggelar aksi bersih sampah plastik di Pantai Padanggalak, Denpasar Timur, Jumat (27/3/2026).
Aksi bersih-bersih pantai ini melibatkan 500 siswa SMPN 3 Denpasar, serta didukung Paiketan Krama Bali, para aktivis Gema Perdamaian, alumni SMPN 3 Denpasar dan sejumlah aktivis lingkungan. Tak kurang dari empat meter kubik sampah plastik berhasil dikumpulkan dan menjadikan Pantai Padanggalak bersih dan indah.
Kepala SMPN 3 Denpasar, Ni Nengah Sujani, S.Pd., M.Pd., mengucapkan terima kasih khususnya kepada Paiketan Krama Bali, Gema Perdamaian, para alumni yang telah berkenan bekerjasama membersihkan sampah di Pantai Padanggalak. “Aksi bersih pantai dalam rangka HUT ke-47 SMPN 3 Denpasar adalah bentuk nyata kepedulian lingkungan, memperkuat gotong royong, dan edukasi bahaya sampah plastik terhadap ekosistem laut. Kegiatan ini memaknai perayaan HUT dengan tindakan positif yang menjaga keindahan alam, mendukung pariwisata, serta meningkatkan kesehatan laut bagi generasi masa depan,’’ ujar Ni Nengah Sujani.
Aksi bersih-bersih pantai ini menjadi istimewa karena dihadiri oleh Ketua Badan Akreditasi Nasional Sekolah dan Madrasah (BAN SM) Provinsi Bali, Dr. Ni Wayan Mudiarni, S.Pd., M.M. Perencanaan aksi bersih-bersih pantai ini dimotori oleh dr. Laksmi Duarsa yang sekaligus alumni SMPN 3 Denpasar.
Laksmi Duarsa, selain sebagai alumni, juga aktivis Gema Perdamaian, Ketua Departemen Kesehatan Paiketan Krama Bali dan Ketua POBSI Provinsi Bali, aktivis Wanita Hindu Dharma Indinesia (WHDI), ia juga dikenal sebagai tokoh Perempuan Bali. Laksmi Duarsa mengkoordinasikan para aktivis Gema Perdamaian, Paiketan Krama Bali dan para alumni SMPN 3 Denpasar untuk kegiatan positif bagi lingkungan.
‘’Aksi bersih-bersih sampah plastik ini sangat penting dilakukan secara rutin untuk menjaga kelestarian lingkungan Bali,’’ ujar Laksmi Duarsa.
Ketua Umum Paiketan Krama Bali, Dr. Ir. I Wayan Jondra, M.Si.; didampingi Sekjen Dr. A.A. Sutrisna WP, S.T, M.T., mengatakan, membersihkan pantai dari sampah plastik merupakan langkah yang sangat penting untuk menjaga lingkungan karena sampah plastik yang timbul, baik itu ditimbulkan kegiatan setempat di Padanggalak maupun kiriman, semua sangat sulit terurai. Kegiatan ini sangat penting untuk menjaga kelestarian alam.
“Apa yang kita lakukan hari ini bukan hanya untuk diri kita pribadi, namun untuk semua orang. Ingat kita punya filosofi Wasudewa Kutumbakam, kita semua bersaudara, satu dengan yang lainnya sesama manusia di muka bumi ini bersaudara. Pertemuan hari ini adalah pertemuan kita sebagai satu saudara yang hidup di atas Ibu Pertiwi ini” ujar dosen Politeknik Negeri Bali ini.
“Aksi bersih-bersih sampah plastik hari ini tidaklah sia-sia, Tuhan tidak mau berhutang. Yakinlah bahwa karma baik akan mengikuti kita semua karena hari ini kita telah menjaga bumi ini yang merupakan ciptaan Tuhan” imbuhnya menandaskan. tra























